Reporter: Ahmad Fauzi
Bojonegoro-harianjatim.com. Guna meningkatkan kewaspadaan dini dalam hal pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN) di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Tuban menggelar FGD Fasilitasi P4GN di Aula Bakorwil Bojonegoro ,Kamis (26/05/2022).
Kegiatan yang dihelat oleh BNN Kabupaten Tuban bmenghadirkan tiga narasumber sebagai pemateri. Yakni Kepala BNN Kabupaten Tuban, AKBP I Made Arjana, Anggota DPRD Jatim Komisi A, Freddy Purnomo, dan Roro Dwi Ubaidiyah
Hadir dalam acara, Forkopimda Bojonegoro, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Anggota DPRD Bojonegoro, Sigit Kushariyanto, dan diikuti oleh perwakilan LSM, Ormas, serta perwakilan pelajar, mahasiswa, dan perguruan tinggi setempat.
Anggota DPRD Jatim Komisi A, Freddy Purnomo, mengatakan, untuk mencegah dan memberantas narkotika diperlukan adanya peraturan daerah (Perda). Tetapi peraturan yang disusun tidak boleh bertentangan dengan aturan yang lebih tinggi.
“Yang tidak kalah penting adalah semangat dalam memberantas narkotika,” katanya.

Sementara, Kepala BNN Kabupaten Tuban, AKBP I Made Arjana menyebut, keterlibatan keluarga dalam mencegah dan menekan jumlah penyalahgunaan narkotika memegang peranan penting. Karena banyak kasus pengguna narkoba yang diawali dari coba-coba. Prosesnya karena salah pergaulan, akibat lemahnya pengawasan keluarga.
“Hal ini bisa dicegah dengan keterlibatan keluarga. Karena sekali mencoba cenderung akan terus menggunakan narkoba. Jadi stop, sampaikan ke anak-anak kita jangan pernah mencoba,” tandasnya.
Sedangkan Roro Dwi Umi Badriyah, menyoroti soal pentingnya pengetahuan mengenai narkoba dan hukum-hukumnya yang harus dimiliki oleh para orang tua. Sehingga mampu menumbuhkan daya tangkal terhadap penyalahgunaan narkotika. Diantaranya dapat membantu anak membuat regulasi diri. Artinya anak mampu bertingkah laku sesuai norma yang berlaku di dalam masyarakat.
“Komunikasi, iman, dan pengetahuan orang tua, sangat penting mencegah anggota keluarga dari penyalahgunaan narkotika,” ujarnya.
Sementara itu dalam sesi Tanya Jawab Ketua Lembaga Anti Narkoba ( LAN) memberikan masukan kepada Pihak DPRD Provinsi Jawa Timur maupun BNN agar segera Membentuk BNNK di kabupaten Bojonegoro agar kegiatan edukasi P4GN di kabupaten Bojonegoro agar lebih optimal serta angka penyalahgunaan narkoba di kabupaten Bojonegoro bisa menurun bahkan zero Narkoba
( af)


