Ribuan Masyarakat hadiri Pelantikan Pengurus MWCNU Paiton

  • Bagikan

Reporter : Ponirin Mika

Probolinggo.HarianJatim. Com – Ribuan masyarakat menghadiri pelantikan Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Paiton yang resmi dilantik di gedung AUTADA Pondok Pesantren Nurul Qodim, Ahad (21/05/23).

Pelantikan ini sangat spesial karena dilaksanakan di Pondok Pesantren Nurul Qodim. Lebih spesial lagi karena pimpinan pesantren telah mendukung penuh terhadap pelaksanaan pelantikan MWCNU Paiton. Hal ini disampaikan Zainul Arifin Adam Ketua Tanfidziah MWCNU Paiton saat memberikan sambutan.

Baca Juga :  Wawancara Khusus Devi Febriana, Koordinator Kelompok Kepentingan KPI Tuban

“Suksesnya pelantikan malam ini tidak lepas dari kebersamaan semua pengurus NU dari semua tingkatan dan banom NU,” katanya.

MWCNU Paiton ke depan akan banyak kegiatan. Ungkap Ustaz Zein, Kami meminta dukungan dan partisipasi semua pengurus NU dan masyarakat NU.

KH Non Hadi Nor memberikan apresiasi kepada pengurus MWCNU Paiton yang telah melakukan pelantikan dengan spektakuler.

Ia pun menyampaikan, hubungan Pesantren Nurul Qodim memiliki hubungan erat dengan NU.

“Di pesantren ini pernah di gelar Rabithah Ma’had Islamiyyah se Indonesia,” katanya.

Baca Juga :  Wawancara Khusus Devi Febriana, Koordinator Kelompok Kepentingan KPI Tuban

Kita selalu siap menyambut dengan tangan terbuka kegiatan NU di pesantren ini kapan pun. Bahkan pesantren Nurul Qodim sangat senang.

“Jangan sungkan-sungkan mengadakan kegiatan NU di Pesantren Nurul Qodim,” tegasnya.

Ia menambahkan, pesantren Nurul Qodim selalu terbuka dan mendukung penuh kegiatan NU.

Selanjutnya, Non Hadi menjelaskan hubungan antara pesantren Nurul Qodim dan NU sangat erat.

“Yang membangun pertama kali gedung PCNU adalah Kiai Hasyim Mino,” pungkasnya.

Baca Juga :  Wawancara Khusus Devi Febriana, Koordinator Kelompok Kepentingan KPI Tuban

Apresiasi pada MWCNU juga datang dari ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) KH. Muzammil, ia mengatakan MWCNU Paiton memiliki sumber daya manusia yang ideal.

“Pengurus MWCNU Paiton memiliki SDM yang bagus dan ditempatkan pada struktur kepengurusan yang tepat,” pungkasnya.

Menurutnya, MWCNU Paiton harus menjadi pilot projek dari 14 MWCNU yang di Kabupaten Probolinggo.

“Saya berharap MWCNU Paiton terbaik di Jawa Timur,” harapnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 336x280