Bangkok-harianjatim.com. Akademisi Indonesia terus memperkuat eksistensi Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di kancah internasional. Dosen Fakultas Ilmu Sosial, Budaya, dan Politik (FISIBPOL) UPN “Veteran” Jawa Timur, Dewi Puspa Arum, memberikan guest lecture bertajuk diplomasi bahasa di Sarasas Suvarnabhumi Institute of Technology (SSVIT), Bangkok, Thailand, pada Jumat (13/2/2026).
Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari Memorandum of Understanding (MoU) antara UPN “Veteran” Jawa Timur dan SSVIT yang telah terjalin sejak 2025. Program ini digagas secara kolaboratif oleh Dewi Puspa Arum (UPNVJT) dan Dr. Rattanaporn Muhry (SSVIT) sebagai bagian dari agenda internasionalisasi akademik rutin setiap semester.
Inovasi Pembelajaran Bahasa Berbasis Budaya
Dalam sesi tersebut, Dewi Puspa Arum menghadirkan pendekatan experiential learning melalui workshop interaktif bertajuk “Learning Indonesian through Wayang Coloring: A Hands-On Cultural Language Workshop.”
Para mahasiswa SSVIT diajak mempelajari kosakata bahasa Indonesia secara kontekstual melalui aktivitas mewarnai tokoh-tokoh wayang ikonik, seperti:
- Arjuna & Bima
- Srikandi
- Gatotkaca
- Semar
“Pembelajaran bahasa berbasis budaya memungkinkan mahasiswa internasional memahami identitas sosial dan nilai-nilai masyarakat Indonesia, sekaligus membangun pemahaman antarbudaya yang menjadi fondasi kerja sama global,” ujar Dewi Puspa Arum, yang juga merupakan Duta Bahasa Nasional Indonesia dan Pengajar BIPA Badan Bahasa Kemendikdasmen RI.
Memperkuat Hubungan ASEAN Lewat Pendidikan
Rektor SSVIT, Dr. Anusorn Nampradit, menyambut baik kehadiran akademisi Indonesia ini sebagai upaya memperluas perspektif global mahasiswanya. Program ini tidak hanya fokus pada aspek linguistik, tetapi juga mencakup praktik komunikasi dasar dan penguatan keterampilan lintas budaya melalui presentasi hasil karya.
Ke depan, kerja sama antara UPN “Veteran” Jawa Timur dan SSVIT direncanakan akan berkembang lebih luas, mencakup:
- Program pertukaran mahasiswa (summer course).
- Inisiasi program joint degree dan double degree.
- Kolaborasi penelitian dan publikasi internasional.
Melalui program guest lecture yang berkelanjutan ini, pendidikan bahasa diharapkan menjadi jembatan strategis yang memperkuat integrasi pendidikan tinggi di kawasan Asia Tenggara serta membangun hubungan antarbangsa yang lebih harmonis.


