“Terkadang memang harus ada lembaran yang disobek, kita lepas dari buku. Lembaran yang dirasa lusuh dan tidak baik jika dibiarkan masih ada, hal tu agar buku kita tetap terlihat baik kembali.”
Reporter: harianjatim
Surabaya-harianjatim.com. Di tengah arus lagu pop yang kerap berkutat pada patah hati dangkal, kelompok musik asal Surabaya, CATA, memilih jalur berbeda. Lewat single debut “Memulai Lagi”, mereka mengangkat tema yang lebih mendalam: berdamai dengan masa lalu sebagai syarat untuk bergerak maju.
Lagu ini tidak menawarkan pelarian dari luka, melainkan mengajak pendengarnya menatapnya secara jujur. CATA menempatkan pengalaman emosional—yang sering dihindari—sebagai pijakan untuk membangun ulang diri. Pesan yang diusung sederhana, namun relevan: tidak semua hal harus dilupakan, sebagian justru perlu diterima.
Secara musikal, “Memulai Lagi” dikemas tanpa berlebihan. Aransemen yang cenderung minimalis memberi ruang pada kekuatan lirik dan karakter vokal Bernardy Sartiya Y.U. Permainan gitar Rusman M.W menghadirkan nuansa emosional yang tetap mudah diingat, sementara ketukan drum Rocky Lumintang menjaga ritme tetap hidup tanpa mengganggu pesan utama lagu.
“Kami tidak ingin sekadar membuat lagu sedih. Kami ingin menghadirkan teman bagi mereka yang sedang mencoba bangkit,” kata Rusman M.W.
Di tengah industri musik yang cepat dan sering mengedepankan formula, langkah CATA ini bisa dibaca sebagai upaya menawarkan alternatif—bahwa musik juga bisa menjadi ruang refleksi, bukan sekadar hiburan sesaat.
Single “Memulai Lagi” telah dirilis di berbagai platform digital dan radio, disertai video lirik di kanal YouTube resmi mereka. Bagi CATA, ini bukan sekadar debut, melainkan pernyataan awal tentang arah musikal yang ingin mereka tempuh.
Simak berita terbaru dan kabar terbaru melalui Google News harianjatim.com dan Saluran WhatsApp. Ikuti terus updatetopik ini dan notifikasi penting di Aplikasi Harianjatim.com.
(red)


