Tuntas Tani Jadi Ruang Belajar Bersama, BUMDes dan Gapoktan Kepohagung Perluas Pembelajaran Pengendalian OPT

  • Bagikan

KEPOHAGUNG – Upaya memperkuat pengetahuan dan keterampilan petani dalam menghadapi persoalan pertanian terus dilakukan di Desa Kepohagung, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban. Melalui kegiatan Tuntas Tani, BUMDes Tirto Kencono dan Gapoktan Makmur Lestari berkolaborasi menghadirkan ruang belajar bersama yang diikuti 30 petani untuk mempelajari pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) dan pembuatan pestisida nabati berbahan lokal, Senin (8/6/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pertanian Berkelanjutan dan Aman di Kabupaten Tuban yang didukung oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dan dilaksanakan oleh Yayasan eL-SAL Indonesia. Kolaborasi tersebut menghadirkan ruang belajar bagi petani untuk membahas persoalan yang dihadapi di lahan pertanian, mengenali jenis-jenis OPT, serta mempelajari pemanfaatan pestisida nabati sebagai salah satu alternatif pengendalian.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi Do and Don’t oleh Manager Program Yayasan eL-SAL Indonesia, Imam Muqroni. Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai aktivitas yang boleh dan tidak boleh dilakukan di sekitar jalur pipa sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan masyarakat serta keamanan jalur pipa yang melintasi wilayah pertanian.

Selanjutnya, Tenaga Ahli Pertanian Yayasan eL-SAL Indonesia, Hilal Ahmari, menyampaikan materi mengenai jenis-jenis organisme pengganggu tanaman (OPT), dampaknya terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman, serta langkah-langkah pengendaliannya.

Materi juga mencakup pemanfaatan pestisida nabati berbahan lokal sebagai alternatif pengendalian OPT, termasuk bahan yang digunakan, kandungan senyawa aktif, serta fungsi masing-masing bahan dalam membantu mengendalikan hama tanaman. Dalam sesi tersebut, peserta mempelajari pemanfaatan bahan-bahan lokal seperti daun mimba, daun randu, akar tuba, dan buah mojo yang dapat dimanfaatkan dalam pembuatan pestisida nabati.

Untuk memperkuat pemahaman peserta, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan pestisida nabati. Praktik mencakup pemilihan bahan, proses peracikan, hingga cara aplikasi pada tanaman sesuai sasaran OPT yang akan dikendalikan.

Pengawas BUMDes Tirto Kencono, Junaidi, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi sarana untuk memperluas pembelajaran pertanian yang relevan dengan kebutuhan petani di lapangan.

kegiatan Praktek

“Petani menghadapi persoalan yang berkaitan dengan serangan OPT dan biaya pengendalian tanaman. Karena itu kami mendukung kegiatan ini agar petani dapat menambah pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kegiatan pertanian sehari-hari,” ujarnya.

Ketua Gapoktan Makmur Lestari, Listiyo Winardi, menilai kegiatan tersebut memberikan tambahan pengetahuan yang sesuai dengan kebutuhan petani dalam menghadapi persoalan di lapangan.

“Materi yang diberikan berkaitan langsung dengan kondisi yang dihadapi petani. Selain memahami jenis-jenis OPT dan cara pengendaliannya, petani juga dapat mempraktikkan langsung pembuatan pestisida nabati sehingga lebih mudah diterapkan di lahan pertanian,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Pemerintah Desa Kepohagung, Ketut Setiyo Widodo, mengapresiasi kolaborasi yang terbangun dalam menghadirkan ruang pembelajaran bagi petani desa.

“Kegiatan ini memberikan tambahan pengetahuan dan keterampilan bagi petani. Kami mengapresiasi kolaborasi antara petani, kelompok tani, BUMDes, Gapoktan, Yayasan eL-SAL Indonesia, dan EMCL yang menghadirkan pembelajaran pertanian bagi masyarakat Desa Kepohagung,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, 30 petani memperoleh materi mengenai pengendalian OPT serta praktik pembuatan pestisida nabati berbahan lokal. Kolaborasi antara petani, kelompok tani, BUMDes, Gapoktan, Yayasan eL-SAL Indonesia, dan EMCL turut memperluas ruang pembelajaran pertanian yang dapat diterapkan sesuai kondisi lahan dan kebutuhan petani di Desa Kepohagung.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90
Verified by MonsterInsights
Making digital tools accessible for everyone.