banner 728x90

Dugaan Korupsi, Mantan Kadisbudpar Bojonegoro Dipanggil Kejari

  • Bagikan



Bojonegoro, HarianJatim.com
Dugaan kasus korupsi oleh oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) terus berlanjut. Kali ini mantan Kepala Disbudpar Amir Syahid dipanggil oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro untuk dimintai keterangan, Rabu (13/5).


Kasi Pidsus Kejari Bojonegoro Achmad Fauzan membenarkan terkait hal itu. Menurutnya kasus itu berkaitan dengan asuransi yang diingklutkan dipembayaran retribusi tempat pariwisata milik yang dikelola oleh Disbudpar. Kemudian, Amir Syahid dicercar 24 pertanyaan. “Ini kan arahnya ke terkait uang asuransi. Sisa yang bisa disetor,” katanya.


Fauzan menambahkan jika hal itu masih proses penyelidikan. Pihaknya sudah memanggil 10 saksi. Diantaranya ada yang dari Disbudpar, BPKAD, Inspektorat serta pihak asuransi Jiwasraya.


Sementara itu mantan Kepala Disbudpar Amir Syahid saat dimintai keterangan setelah pemeriksaan dari Kejari memulih tak memberikan tanggapan terkait hal itu. Ia berjalan dengan tergesa-gesa menuju mobil yang akan ditumpanginya.

Sebelumnya diberitakan, dugaan penyelewengan dana itu, sesuai hasil pemeriksaan oleh Kejari ditemukan kerugian Negara sekitar Rp500 juta. Temuan itu, pada tahun anggaran 2016 hingga 2019. Sebelumnya Kejari telah meminta bantuan dari Inspektprat untuk melakukan audit.


Kepala Kajari (Kajari) Bojonegoro Sutikno membenarkan terkait adanya hal itu. Pihaknya telah memeriksa beberapa saksi. Untuk saat ini baru satu orang (tidak disebutkan namanya) yang diduga telah menikmati aliran dana tersebut. “Untuk sementara 1 orang,” ujar Kajari, Senin (4/5).


Sutikno meyakini bila kasus ini akan terus berlanjut. Namun, hingga saat ini belum berani menetapkan pelaku sebagai tersangka. Kejari masih memperkuat bukti-bukti dari hasil pemeriksaan saksi-saksi dan beberapa temuan penyelidikan. “Sudah 50 persen tahap pemeriksaan,” jelasnya.









banner 336x280
  • Bagikan
banner 336x280

Tinggalkan Balasan