Reporter : Ahmad Fauzi
HarianJatim.comBojonegoro– setelah sukses budidaya lele kali ini HMJ Akuntansi melalui Program Holistik Pembinaan dan pemberdayaan Desa yang di pusatkan di desa Sukowati mencoba membuat inovasi kreasi abon lele
Saat di temui Awak Media hari Minggu (8/11/2020), Ketua HMJ Akuntansi STIEKIA Bojonegoro Maret Atin Menuturkan bahwa dalam proses mulai dari budidaya lele hingga pemanfaatan bahan olah jadi berupa abon lele ini seluruhnya melibatkan potensi lokal desa diantaranya Pengurus PKK dan Karang Taruna
“Pembuatan abon lele sangat mudah. Bahan-bahannya juga mudah didapatkan di pasar desa ini. Cukup menyiapkan ikan lele, sereh, bawang merah, bawang putih, dan bahan lainnya,” ujarnya.
Menurutnya ini merupakan salah satu upaya dari program PHP2D dalam upaya menginovasi warga Desa Sukowati kecamatan kapas untuk meningkatkan perekonomian di era pandemi
Diakhir pernyataan pers wanita cantik semester 7 ini berharap nantinya masyarakat desa Sukowati pasca selesai nya program PHP2D Bisa meningkatkan kreativitas sendiri mulai dari budidaya hingga mengolah hasil lele menjadi beberapa kreasi mulai dari lele, kerupuk lele agar bisa menambah nilai jual ikan lele dan menambah perekonomian masyarakat desa Sukowati
( Af)