banner 728x90

Bidang PAIS Kanwil Kemenag Jatim Adakan Giat FGD di Tuban

  • Bagikan

Reporter : Ahmad Fauzi

HarianJatim.comTuban-Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur mengadakan Focus Group Discussion (FGD) di aula gedung PLHUT Kemenag Tuban, Senin siang (16/11/2020). Selain Kepala Bidang PAIS beserta tim, acara juga dihadiri oleh Kakankemenag Tuban, Kasi PAIS, Pokjawas PAI, MGMP PAI SMP, SMA, SMK, KKG SD dan FKG dengan jumlah total peserta 16 orang.

banner 728x90

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Sahid, dalam sambutannya berharap dengan diadakan forum ini bisa meningkatkan kualitas pendidikan dan kuantitas tenaga pendidik.

Baca Juga :  Manfaatkan Libur Pesantren, FKS Situbondo Turun Edukasi Masyarakat

“Di Kabupaten Tuban, kami sangat kekurangan guru PAI. Tahun 2020 ini kekurangan guru Pendidikan Agama Islam sejumlah 10.736 orang, dengan rincian, 5.289 guru PAI SD, 2.509 guru PAI SMP, 2.938 guru PAI SMA/K,” terangnya.

Hal itu juga sudah dikomunikasikan dengan pihak Dinas Pendidikan setempat. “Karena guru PAI mempunyai bapak 2, yakni Kemenag dan Diknas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala bidang PAIS, Kanwil Kemenag Jatim, Santoso, memberikan penghargaan terhadap pelaksanaan pendidikan agama Islam di Kabupaten Tuban, ditandai dengan banyaknya kegiatan pendidikan karakter, seperti siswa SD yang hafal juz amma, siswa SMP yang sudah hafal 3 juz. Tak ketinggalan di bidang seni, seperti pendalaman extra rebana, seperti yang dilakukan salah satu SMK di Jatirogo.

Baca Juga :  Manfaatkan Libur Pesantren, FKS Situbondo Turun Edukasi Masyarakat

Beliau juga menyinggung beberapa pekerjaan yang dilakukan bidang PAIS. “Pekerjaan dibidang PAIS ada yang bersifat rutin seperti sertifikasi dan ada yang bersifat periodik seperti Pentas PAIS,
Program 10 ribu penulis,
Pemikiran Sekolah Religius dan
Lomba PKB pengawas,” bebernya.

Baca Juga :  Manfaatkan Libur Pesantren, FKS Situbondo Turun Edukasi Masyarakat

Pria berpenampilan kalem ini menambahkan masih banyak kendala pekerjaan di bidang PAIS namun tetap dicarikan solusi.

“Selain itu masih banyak program yang belum sampai ke daerah, dikarenakan pandemi Covid-19 yang masih berlangsung. Anggaran Kemenag besar tapi habis untuk gaji, tpp, bos dan bantuan langsung,” imbuhnya.

Diskusi berjalan dengan sangat kekeluargaan dipandu lsngsung oleh Kasi PAIS, Hadi Sarjono

. (Af/lai)

banner 336x280
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 336x280