Peduli Masyarakat, TP PKK Kabupaten Sidoarjo bersama Moonzaya Indonesia Gelar Bansos

oleh -

Sidoarjo – harianjatim.com. Sebanyak 500 paket sembako diberikan kepada yatim piatu dan dhuafa oleh TP PKK Kabupaten Sidoarjo bersama Moonzaya Indonesia, bertepat di Bluru Kidul, Sidoarjo, Rabu (22/9).

Ketua TP PKK Kabupaten, Bunda Sa’adah hadir langsung memberikan bantuan secara simbolis kepada 3 dhuafa dan 3 anak yatim piatu, didampingi Camat Sidoarjo, Sekretaris TP PKK Kabupaten, Kades Bluru Kidul serta Owner Monnzaya Indonesia, Nur Rahmawati Fauzi.Dalam kesempatan ini, Bunda Sa’adah menyampaikan kebanggan kepada UKM yang bergerak dibidang fashion khususnya produksi tas brand lokal Sidoarjo ini.

“Saya ucapkan terimaksih atas bentuk kepedulian Moonzaya kepada masyarakat sekitar, karena dimasa pandemii saling membantu dan sinergi antara pemerintah, pengusaha harus dilakukan,” terangnya.

Bunda Sa’adah yang juga selaku Ketua Dekranasda Sidoarjo menjelaskan, pelaku UMKM di Sidoarjo harus siap menambah target market dan memulai digital bisnis, karena dengan menggunakan digital bisnis, pemasaran akan semakin luas, serta produk yang beragam akan mempengaruhi ketertarikan para konsumen baik lokal maupun luar daerah.

“Pelaku bisnis, khususnya Moonzaya yang baru satu tahun merintis namun sudah mempunyai ratusan reseller, target market dalam mempromosikan produk sangat penting, menggembangkan side brang atau brand sampingan misalnya tas sekolah, anak-anak.

Selain itu, perluasan market melalui digital membantu menaikkan profit dan brand itu sendiri,” Jelasnya.

Sementara itu, Owner Moonzaya Indonesia menambahkan, kegiatan sosial bersama TP PKK Kabupaten merupakan bentuk ucapan syukur atas berkembangnya usaha tas brand lokal Sidoarjo satu tahun terakhir.

“Moonzaya bulan september ini berusia 1 tahun, Alhamdulilah bisa berkembang pesat dan tahun in ibisa berbagi dengan 500 dhuafa dan yatim piatu,” imbuhnya.

Perempuan 32 yang memulai bisnis Tas KW sejak 2015 ini mengatakan bahwa bisnis yang ia bangun setahun lalu memberdayakan ibu rumah tanga serta pengrajin lokal Kabupaten Sidoarjo.

“Ada 200 pengrajin tas berasal dari Candi dan Tanggulangin, mayoritas ibu-ibu rumah tangga, tujuan kami memang tidak hanya berbisnis namun memperluas lapangan pekerjaan dengan memberdayakan ibu-ibu,” kata Yuzie.

Salah satu penerima manfaat bantuan sembako, Ibu Kismani (76) Warga Bluru Kidul yang setiap hari membantu anaknya menyiapkan dawet untuk dijual, merasa terharu dan sangat senang ketika Ibu Bupati Sidoarjo memberikan bantuan langsung ke rumahnya.

“Senang sekali, Alhamdulilah terimakasih Ibu Bupati, Mbak Yuzie sudah membantu kami’ ungkapnya.*na

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *