Reporter : Junaidi
Sumenep – Harianjatim.com, Perssu Sumenep bermain imbang 1-1 melawan Madura FC dalam laga uji coba yang ke 4 kalinya di lapangan bola Stadion A. Yani, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu, (2/10/2021).
Uji coba ini dilakukan dalam rangka mempersiapkan pemain menuju Liga 3 Asprov Jatim 2021 yang dijadwalkan berlangsung pada Nopember 2021. Meski kedua klub bermarkas di kabupaten berlambangkan kuda terbang, saat ini Perssu berperan sebagai tamu dan Madura FC sebagai tuan rumah.
Meski hanya uji coba, kedua klub sama-sama melakukan serangkaian serangan seperti layaknya turnamen pada umumnya.
Kedua tim sama-sama menunjukkan kekuatannya mempertahankan serangan lawan. Baru sekitar 30 menit pertama anak asuh Heart Coach H. Suwari Kusuma Jaya melalui tendangan M. Arifin berhasil merobek pertahanan Madura FC. Skor 1-0 untuk Perssu Sumenep.
Tertinggal 1-0, pemain Madura FC berupaya menyamakan kedudukan. Serangan terus dilakukan. Tetapi hingga turun minum, anak asuh Heart Coach Salahuddin belum mampu menyamakan kedudukan.
Pada babak kedua, Madura FC tidak putus asa terus berupaya mengejar ketertinggalan. Serangan mereka akhirnya berhasil membobol gawang Perssu setelah sempat terjadi kemelut di dalam kotak pinalti. Melalui sepakan kaki Sauki, skor berubah menjadi 1-1 hingga babak akhir pertandingan.
Heart Coach Suwari mengaku bangga atas kekompakan anak asuhnya. Banyak perkembangan yang mulai dikuasai, awalnya mereka tidak bisa menguasai bola, saat ini sudah bisa bermain dengan bagus dan bisa kerja tim.
Dia memaklumi, karena anak asuhnya berasal dari daerah atau putra Sumenep. Sehingga untuk membimbing pemain harus sabar. “Kami optimis meskipun mereka putra-putra daerah, apabila digodok terus oleh Perssu dan dilatih dengan benar, maka akan jadi pemain handal,” ujarnya.
Saat ini lanjut dia, mental pemain sudah lumayan bagus. Itu terlihat saat bermain tampak rasa percaya diri. Sehingga penguasaan bola semakin bagus.
“Kami terus melakukan perbaikan. Termasuk perbaikan mental pemain. Apapun yang mereka miliki, kalau mentalnya jelek, maka jelek juga mainnya,” ujar dia.


