Reporter : Yanto
Sampang – Harianjatim.com, Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Kabupaten Sampang menggelar lokakarya tentang penaganan kawasan kumuh di Kabupaten Sampang, Jawa Timur.
Acara yang digelar di Ruang Aula Utama Bappelitbangda Kabupaten Sampang itu berlangsung selama dua hari yakni tanggal 17 – 18 November 2021 dan dibuka oleh Rekyan Puruhita Sari, ST., M.Sc selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jawa Timur.
Peserta kegiatan tersebut melibatkan sebanyak 30 peserta yang terdiri dari beberapa unsur, mulai dari Unsur Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP), Camat, Kepala Desa, Forum Komunikasi Antar Lembaga Keswadayaan Masyarakat (FKa-LKM), LKM di empat desa yaitu Desa Sejati, Desa Banjar Talela, Desa Taddan Kecamatan Camplong dan Desa Jelgung Kecamatan Robatal.
Mereka mengkuti kegiatan ini sebagian secara tatap muka dan sebagian yang lain mebgikuti secara virtual via zoom. Mengingat saat ini masih dalam Pandemi Covid-19. “Alhamdulillah kegiatan lokakarya hingga hari ini berjalan lancar,” kata Hari, Asisten Kota (Askot) Mandiri Kabupaten Sampang.
Menurutnya, kegiatan yang dilakukan mendapat apresiasi dari PPK Jawa Timur, Rekyan Puruhita Sari. Digelarnya lokakarya ini bisa memberikan pemahaman dan juga evaluasi atas program yang telah dilakukan.
“Dia sangat mengapresiasi kegiatan lokarya yang digelar oleh KOTAKU Sampang. Kegiatan ini menjadi sarana untuk mengentahui dan memahami capaian dan target penanganan kumuh di Kabupaten Sampang,” jelas Hari, sebagaimana rilis yang diterima media ini.
Kegiatan ini juga untuk menyusun strategi……


