Banyak menu makanan dan minuman yang bisa dinikmati, harganya cukup representatif dan cocok bagi semua kalangan. Disana menyediakan Ayam Bakar dan Pecel Magetan dengan harga yang cukup mudah, yakni antara Rp7 ribu hingga Rp 20 ribu perporsi.
Beraneka jenis minuman juga tersedia, pengujung tinggal milih sesuai selera yang bisa menemani saat bersantai. Mulai dari yang dingin hingga kopi hangat tersedia. Harga yang ditawarkan cukup murah, mulai dari Rp3 ribu hingga Rp6 ribu. Sehingga tempat ini sangat cocok sebagai tempat santai bersama keluarga atau kerabat dekat.
“Kami ini sengaja menyajikan keindahan alam Desa sesuai dengan tempat usaha kami,” jelas Cak Yoyok, seperti dilansir harianjatim.com.
Menurutnya, pembangunan usaha saat ini tidak hanya berfikir mengenai bisnis to bisnis, melainkan juga sebagai edukasi pentingnya pembangunan ekonomi pedesaan. Harapannya para kaula muda kedepan bisa sadar akan potensi desa dan bisa mengembangkan sesuai keahlian masing-masing.
Jika ini tercapai, Cak Yoyok memiliki keyakinan bisa berdampak pada kemajuan desa dan bisa membuka lapangan pekerjaan baru.
Kedepan Cak Yoyok terus akan melakukan pembenahan atas usaha yang dilakukan. Bahkan di memiliki cita-cita agar usaha yang dikeluti bisa memiliki daya saing dengan bisnis yang ada di perkotaan yang serba modern. “Jangka panjangnya kami ingin membangun bisnis di desa dengan pola modern,” tegasnya.
Cak Yoyok menyadari untuk membangun usaha itu sangat mudah, namun untuk mempertahankan dan mengembangkan penuh perjuangan. Namun, kesulitan dan berbagai rintangan bagi dia bukan sebuah halangan untuk melakukan perubahan, melainkan itu adalah tantangan yang harus dilewati untuk menuju kesuksesan yang abadi.
“Lewati proses penuh perjuangan dan keyakinan. InsyaAllah akan ada hasilnya,” kata Cak Yoyok dengan nada santai penuh motivasi.
(Jd/Wail)


