Menuju Bebas Kumuh, KOTAKU Pamekasan Gelar Lokakarya

  • Bagikan
Pemaparan materi dalam Lokakarya yang dilaksanakan oleh KOTAKU Pemekasan secara virtual.

Reporter : Yanto

Pamekasan – Harianjatim.com, Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) Pamekasan, Jawa Timur menggelar Lokakarya sebagai upaya wilayah perkotaan Pamekasan bebas kumuh. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari mulai Rabu 24 November sampai Kamis 25 November 2021.

Acara tersebut dibukan oleh Ibu Rekyan Puruhitasari selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK ) Wilayah 1 Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Jawa Timur secara virtual.

Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Team Leader OSP 3 Jawa Timur, Abdussalam, S.Sos, perwakilan dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemekasan, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Pemekasan, dan dari insir Dinas Lingkuhngan Hidup Pemekasan.

Selain itu juga hadir dari unsur Kecamatan, Lurah/Kepala Desa, BKM, Tim Fasilitator, Media dan Perguruan Tinggi, Tim Korkot Cluster 04 Surabaya, dan OSP 3 Jawa Timur.

PPK Wilayah 1 Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Jawa Timur, Rekyan Puruhitasari menyampaikan semua kegiatan yang telah selesai dilaksanakan agar dimanfaatkan dan dirawat dengan baik, terutama bagi Kelompok Pemanfaat dan Pemelihara (KPP).

Sehingga kata dia pembangunan yang telah dilakukan oleh KOTAKU benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Selain itu, Rekyan berharap kepada pemerintah Pamekasan untuk mendukung dan memperkuat secara kelembagaan melalui Pokja PKP dan Forum PKP.

“Harapannya adalah untuk forum PKP sudah siap untuk dibentuk sebagai visi misi kawasan permukiman beserta pencegahan adanya kumuh kembali,” jelas dia dalam sambutannya.

Sejak awal pelaksanaan Lokakarya berlangsung penuh khidmat hingga selesai acara. Hari pertama pelaksana menghadirkan dari Bappeda Pamekasan sebagai pemateri, saat itu mereka menyampaikan tentang Kebijakan Daerah dalam Penanganan Kumuh.

Sementara pemateri lain merupakan dari Askot Mandiri Kabupaten Pamekasan yang menyampaikan Target dan Capaian Program Penanganan Kumuh dalam Program KOTAKU, dan BKM Potre Koneng Kelurahan Kangenan menyampaikan soal Best Practise Kelurahan Kangenan.

Andri Isfaraini, SP, Kasubid Permukiman dan Infrastruktur Bappeda Pamekasan saat itu menyampaikan luasan kumuh untuk tahap pertama suadah tuntas pada tahun 2019 lalu.

Hal itu sesuai SK Lama Bupati Tahun 2015 dengan total 60.91 Ha dengan 7 Kelurahan/Desa yang ada di Kecamatan Pamekasan.

“Penuntusan luasan kumuh tersebut berkat intervensi kegiatan KOTAKU (BDI tahun 2018 & BPM tahun 2019) dan kolaborasi dengan pendanaan APBD 1 dan APBD 2,” katanya.

Sementara penuntasan kumuh tahap dua akan diperkirakan akan tuntas pada akhir tahun 2021. Hal itu sesuai SK Baru Bupati Tahun 2019 dengan total 244.75 Ha yang tersebar di 8 kecamatan di Kabupaten pamekasan.

“Progres pengurangan kumuh SK yg baru ini masih belum final, tapi yang pasti Insya Alllah pada akhir tahun ini akan terjadi pengurangan kumuh,” jelasnya.

Sementara beberapa program yang telah masuk skala prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2018-2023 Kabupaten Pamekasan diantaranya, Pendidikan, Ekonomi, Kesehatan dan Infrastruktur.

Sedangkan Prioritas Infrastruktur kata dia antara lain adalah kegiatan air minum, peningkatan jalan, sanitasi for All dan Ruang terbuka Hijau (RTLH)

“Kegiatan tersebut akan dilakukan berbasis pada penataan Kawasan yang outcomenya adalah menuju “Pamekasan Cantik,” tutupnya.

(Yt/Jd).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90
Verified by MonsterInsights
Free ad network. punta cana : lujo, aventura y las playas más vibrantes.