- Gili Pandan
Berada di Kecamatan Gili Genting, ada satu kawasan wisata yang menarik perhatian wisatawan yaitu Gili Pandan. Sebuah pulau kecil, tidak berpenghuni dan sangat elok dengan pemandangan bibir pantainya.
Ombaknya sangat tenang sehingga, banyak pengunjung sering memanfaatkan tempat ini untuk santai sambil menikmati pemandangan sekitar. Pemandangan akan sangat menarik ketika air mulai surut.
Anda bisa menyaksikan batuan bekas dari daratan, terlihat sangat luas. Menuju ke Wisata Sumenep ini dapat ditempuh dari berbagai lokasi. Dapat melalui Pantai Talang Siring, Cukup sewa perahu saja dengan harga mulai dari Rp50 ribu. Bisa juga melalui Desa Kaduara Barat.
- Pulau Sapeken
Objek wisata Sumenep memang didominasi dengan berbagai kepulauan. Selain berbagai Gili, Wisatawan juga akan disuguhkan dengan Pulau Sapeken. Berpenghuni dan di diami oleh berbagai suku seperti, Bugis, Mandar, dan Bajau.
Semua suku tersebut dapat Anda saksikan melalui bentuk rumahnya. Mereka masih mempertahankan Rumah Adat sebagai tempat berteduh. Singaraja Bali adalah kawasan yang sering dikunjungi oleh penduduk.
Waktu tempuhnya kurang lebih 6 jam. Biasanya orang Pulau Sapeken akan membeli berbagai kebutuhan pokok. Menurut sejarahnya, Penduduk pertama dari Pulau Sapeken adalah orang Sulawesi.Selatan.
Nama Sapeken sendiri berasal dari bahasa Jawa bernama Sak peken bila diartikan ke Indonesia artinya adalah satu pekan. Dulu, Pulau ini hanya digunakan untuk singgah saja. Tetapi, lambat laun mulai ditempati sampai sekarang.
Seiring berjalannya waktu, banyak penduduk dari berbagai suku dan wilayah datang serta menetap di wilayah ini. Selain bisa melihat keberagaman wisatawan juga disuguhkan dengan eloknya pantai, memiliki pasir putih dan pemandangannya super cantik, dijamin.
- Bukit Kapur Panjalin
Wisata Sumenep yang menjadi alternatif kunjungan berikutnya adalah Bukit Kapur Kombang. Terlihat begitu unik karena, Anda dapat menyaksikan berbagai macam pahatan yang instagramable.
Tidak heran bila saat sore hari, banyak pengunjung datang menikmati suasananya. Asalkan jangan datang saat siang hari. Bisa dipastikan sangat panas. Anda juga akan sulit mendapat hasil foto yang sesuai keinginan.
Tanpa sengaja membentuk sebuah landscape yang sangat memukau. Sebelum, menjadi objek wisata, tempat ini adalah perbukitan karst yang akhirnya, kapurnya ditambang dan dimanfaatkan sebagai batu bata putih.
Terletak di Desa Juruan Daya, Batu Kapur Panjalin ini menurut cerita para warga sendiri usianya sudah mencapai ratusan tahun. Jangan lupa bawa kamera bila ingin berkunjung karena, spotnya sangat instagramable penasaran? Coba saja kunjungi!
- Bukit Daramista
Objek wisata di Sumenep ini merupakan sebuah kawasan bukit yang sempat viral karena, lokasinya benar-benar indah. Salah satu ciri utamanya adalah terdapat rumah pohon, di mana hampir semuanya disangga oleh kayu.
Jangan takut, jika ingin mengabadikan momen di tempat ini. Karena, sebagian besar rumah tersebut sudah kuat. Jadi, dijamin tidak jatuh, bahan kayunya berkualitas dan sudah melakukan tahap pengujian.
Menuju ke Bukit Daramista sebenarnya cukup mudah. Sebagai objek wisata yang cukup ternama, sudah banyak papan petunjuk yang bisa Anda manfaatkan sebagai petunjuk arah.
Cobalah untuk berkeliling Anda akan disuguhkan dengan berbagai panorama. Mulai dari bunga, perbukitan hijau, sampai beberapa rumah kayu yang membuat Anda semakin betah untuk berlama-lama.
Selain Rumah kayu Anda akan disuguhkan dengan Gardu pandang yang terbuat dari besi. Wahana lain dari Bukit Daramista adalah hadirnya beberapa wahana yang memacu adrenalin seperti, Flying fox serta ATV.
Baca Juga :
- Kekerasan Militer: Wajah Buruk Negara di Papua
- Nakhodai AMDATARA, Karyanto Wibowo Siap Bawa Kemajuan bagi Industri AMDK
- Tebar Manfaat di Usia ke-77, Puluhan Anak dan Lansia Serbu Bakti Sosial Kesehatan Klinik Az-Zainiyah
- Korlantas Mulai Terapkan ETLE Awasi Pelanggaran Lalu Lintas
- Kritik Perbup Busana Budaya Keraton, Budayawan: Martabat Sejarah dan Kebudayaan tidak Bisa Dipaksakan


