Reporter : Junaidi
Sumenep – Harianjatim.com, Pendopo Keraton Sumenep, Jawa Timur akan ditempati pelantikan kepala desa terpilih hasil pemilihan kepala desa serentak tahun 2021. Warga yang ingin masuk, diwajibkan untuk menunjukkan kartu vaksin Covid-19 melalui aplikasi Peduli Lindungi.
“Orang masuk Pendopo wajib vaksin, kami sterilkan dengan aplikasi Peduli Lindungi,” kata Moh. Ramli, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep.
Sesuai jadwal yang ditetapkan, pengambilan sumpah jabatan akan dilakukan dua sesi dengan jumlah sebanyak 88 orang. 84 kades terpilih hasil pilkades serentak tahun 2021 dan 4 kades terpilih hasil pergantian antar waktu (PAW).
Selain menunjukkan kartu vaksin kata Ramli, warga yang akan masuk Pendopo juga diwajibkan menunjukkan surat keterangan hasil negatif rapid test antigen. Hal itu sebagai langkah untuk menanggulangi penyebaran Covid-19.
“Jika tidak, kami lakukan rapide tes ditempat, kami siapkan petugas di pintu masuk,” jelas dia.
Selain itu lanjut Ramli, kepala desa terpilih tidak diperkenankan untuk berangkat dari rumah masing-masing menuju tempat pelantikan. Mereka berangkat bersama-sama kades terpilih yang lain dari kantor kecamatan.
“Nanti berangkat dan pulangnya dikawal oleh Muspika masing-masing kecamatan,” jelasnya.
Setiap peserta pelantikan lanjut mantan Kadinsos itu dibatasi satu mobil dari masing-masing desa dan diberi tanda khusus.
“Jumlah orangnya pun juga dibatasi tiap desa hanya dua orang, yakni kades terpilih bersama pendampingnya atau istri,” ujarnya.
Ramli menekankan sebelum atau setelah proses pelantikan tidak diperbolehkan melakukan konvoi. Untuk menekan dan mensterilkan, DPMD telah melayangkan surat edaran kepada masing-masing kecamatan untuk disampaikan pada peserta pelantikan.
Sebab lanjut Ramli, pada prinsipnya setelah Pilkades selesai maka yang memenangkan harus mampu memnjadi pengayom bagi semua warga di desa tersebut.
“Artinya tidak ada lagi yang namaya kubu, (yang menang) tinggal membuktikan janji-janji politiknya kepada warga dengan kerja nyata,” tegas dia.
Baca Juga :
- Cetak Atlet Profesional, SonGENnep FC Gelar Turnamen Lintas Kabupaten
- Bahas Transformasi Menuju Indonesia Emas 2045: PSIB UMM Hadirkan Wali Kota Batu
- Masjid Kayu Tahun 1825 di Situbondo, Warisan Kyai Raden Mas Su’ud dan Mimpi Sejuta Masjid Dunia
- Kekerasan Militer: Wajah Buruk Negara di Papua
- Nakhodai AMDATARA, Karyanto Wibowo Siap Bawa Kemajuan bagi Industri AMDK
(Jd/Wait).


