Harianjatim.com – Banyak orang mengkoleksi tanaman hias, tidak hanya sekedar kesenangan melainkan karena memiliki nilai ekonomi yang sangat bagus, salah satunya bunga anggrek.
Dilansir harianjatim.com dari laman id.theasianparent.com, bunga anggrek sama seperti bunga lainnya yang memiliki kisah dan sejarah tersendiri. Indonesia memiliki 5.000 jenis anggrek. Bagaimana bunga indah ini bisa kita lihat sampai sekarang? Bunga-bunga anggrek menjadi simbol dari kemewahan. Inilah yang membuat anggrek menjadi sangat istimewa.
Sejarah paling awal mengenai anggrek tertulis dalam gambar serta sastra Cina dan Jepang pada tahun 700 SM. Anggrek digambarkan sebagai obat untuk banyak penyakit yang ada di Inggris.
Penanaman anggrek dimulai pada tahun 250-300 tahun lalu ketika para misionaris gereja, personil tentara dan penjelajah mulai tradisi mengirimkan tanaman untuk teman dan keluarga. Tradisi ini mengundang pelaut untuk kembali dengan membawa tanaman eksotis anggrek dari daratan seberang.
Karena bunga anggrek cukup langka, maka hanya orang kaya yang bisa memilikinya pada jaman dulu. Untuk mendapatkan anggrek, seseorang harus bisa mengalahkan tawaran yang tinggi dari penggemar anggrek lain pada acara lelang.
Dengan begitu tanama jenis ini bisa dikatakan sangat istimewa. Bagaimana cara membudidaya agar bunga anggrek bisa tumbuh dengan subur bagi pemula? Berikut tujuh cara tanam bunga anggrek dilansir dari harianjatim.com melalui laman bobo.grid.id
1. Perhatikan Jenis Anggrek
Anggrek adalah tanaman hias yang memiliki banyak varietas atau jenis. Karena itu, kita harus memerhatikan jenis anggrek sebelum menanamnya.
Ada beberapa jenis anggrek yang cenderung lebih mudah perawatannya. Misalnya, jenis anggrek cattleya, anggrek moth, atau venus slipper.
2. Ukuran Pot
Bahan pot yang bisa kita gunakan untuk menanam bunga anggrek ada dua, yaitu pot plastik atau pot berbahan tanah liat.
Jika sudah memilih bahan pot, kita bisa juga memilik pot berukuran kecil untuk menanam bunga anggrek.
Hal ini karena pot yang kecil akan membuat sistem akar anggrek tumbuh padat dan kuat.
O iya, jangan lupa juga untuk memilih pot yang memiliki lubang drainase. Hal itu agar media tanam anggrek bisa mengering dengan baik.
3. Media Tanam
Tiap jenis anggrek memiliki kecocokan dengan media tanam yang berbeda-beda. Karena itu, memilih media tanam juga menjadi hal yang penting untuk diperhatikan.
Media tanam yang biasa digunakan untuk menanam anggrek, seperti pakis pohon, perlit, kulit pohon cemara, dan lumut sphagnum.
4. Gunakan Busa di Dasar Pot
Bunga anggrek harus memiliki drainase yang baik. Karena itu penggunaan busa di dasar pot menjadi hal yang penting.
Kita bisa menggunakan kacang busa atau busa popcorn di dasar pot sebagai tempat untuk mengalirkan air yang berlebih.
Cara ini bisa membantu anggrek agar tidak mengalami kebusukan akar akibat terlalu banyak air.
5. Cara Meletakkan Anggrek ke Pot
Biasanya kita akan membeli bibit bunga anggrek yang ditempatkan pada pot atau polybag. Nah, ada hal yang perlu kita perhatikan saat akan memindahkannya ke pot baru.
Pertama, kita harus melonggarkan bibir anggrek dari media tanamnya. Kalau sudah tarik perlahan, jangan sampai merusak anggrek.
Kemudian pindahkan anggrek ke dalam pot. Posisikan batang anggrek dengan tegak dan jangan sampai ada akar yang bengkok.
Kemudian secara perlahan masukkan media tanam. Batasnya adalah sampai mahkota anggrek tepat di atas media tanam.
6. Cara Merawat Anggrek
Anggrek adalah tanaman yang membutuhkan cahaya matahari. Karena itu, bunga anggrek harus mendapatkan sinar matahari selama kurang lebih 12-14 jam setiap harinya.
Selain itu, kita juga tak perlu terlalu sering menyiram bunga anggrek. Tanaman ini hanya perlu disiram satu minggu sekali.
Karena terlalu banyak air akan membuat akar anggrek busuk.
Nah, hal lain yang harus diperhatikan adalah anggrek juga membutuhkan udara lembap untuk bisa tumbuh dengan baik.
Karena itu, usahakan untuk menempatkan bunga anggrek di tempat lembap yang ada di rumahmu, ya.
7. Pemberian Pupuk
Bunga anggrek bisa tumbuh dengan subur jika dibantu dengan pemberian pupuk cair setiap 2-3 minggu sekali.
Pilihlah jenis pupuk cair khusus untuk jenis anggrek yang ditanam. Bila menggunakan pupuk cair umum, kurangi takarannya.
Nah, itulah tadi cara menanam anggrek di pot beserta hal-hal yang harus diperhatikan saat merawatnya.
Jangan sampai salah merawat agar anggrek di rumah tumbuh subur dan berbunga cantik.
Artikel Terbaru :
- Cetak Atlet Profesional, SonGENnep FC Gelar Turnamen Lintas Kabupaten
- Bahas Transformasi Menuju Indonesia Emas 2045: PSIB UMM Hadirkan Wali Kota Batu
- Masjid Kayu Tahun 1825 di Situbondo, Warisan Kyai Raden Mas Su’ud dan Mimpi Sejuta Masjid Dunia
- Kekerasan Militer: Wajah Buruk Negara di Papua
- Nakhodai AMDATARA, Karyanto Wibowo Siap Bawa Kemajuan bagi Industri AMDK
(*/Red)


