Terbaru, Viral Video Mesum Wanita Cantik di Sumenep

  • Bagikan
Screnshot dua video yang viral di Sumenep. (Foto : Ist)

Reporter : Junaidi

Sumenep – Harianjatim.com, Sebuah video mesum wanita cantik dengan dua pria berbeda viral di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Video dengan durasi 5 detik dan 12 detik itu dengan cepat menyebar melalui media sosial atau platform whatsApp.

Video 5 detik itu terlihat wajah pria dari samping sedang menikmati bagian dada si wanita yang mengenakan bra warna hitam. Sementara dalam video 12 detik tampak si wanita cantik melakikan adegan layaknya suami isteri.

Saat melakukan hubungan intim, si wanita mengenakan kaos warna pink dalam posisi tidur telentang, sementara si pria tampak berdiri dan wajahnya tidak diperlihatkan.

Informasi yang beredar, pria dalam dua video itu merupakan orang yang berbeda, sementara si wanita cantik orang yang sama.

“Vidoe itu sudah viral dan sudah banyak yang punya. Ini sudah tidak lagi menjadi rahasia,” kata IM salah satu sumber kepada sejumlah media beberapa waktu lalu.

Wanita yang dikabarkan sebagai mantan karyawan salah satu bank ternama di Sumenep itu dikabarkan putri salah satu pengusaha dari daerah kepulauan. Sedangkan si pria berasal dari wilayah pantura Sumenep dan bertugas di dekat kota, sedangkan pria yang satu lagi punya usaha di wilayah kota Sumenep.

“Teman-teman sudah banyak yang tahu kok,” singkatnya.

Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumenep, Musthafa, mengajak semua pihak agar bersama-sama menjaga nama baik Sumenep.

“Sumenep menjadi tidak elok kalau seperti itu. Ayolah sama-sama menjaga ketentraman,” katanya kepada sejumlah media.

Menurut Musthafa, menyebarnya video mesum seperti yang terjadi saat ini akan merusak mental kader bangsa.

“Itu akan merusak mental orang dan agama juga sudah jelas melarang. Kan video itu akan terus menyebar,” ujarnya.

Karena itu, pihaknya mengajak warga Sumenep agar kembali pada ajaran agama untuk tidak melakukan perbuatan yang dilarang. Perilaku tidak baik, kata dia, diakui akibat banyak faktor.

“Bisa terjadi karena pengaruh lingkungan atau juga faktor ekonomi. Dan bisa saja karena didorong oleh sebuah keinginan sehingga ingin mengulangi lagi,” tutupnya.

Artikel Terbaru :

Selalu simak berita terkini Harianjatim.com melalui kanal Telegram “Harian Jatim [dot] Com”. Klik https://t.me/harianjatim untuk bergabung.

(Jd/Waid)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90
Verified by MonsterInsights
Booking todo incluido ofertas al caribe.