Reporter : Yanto
Pamekasan-harianjatim.com. Achsanul Qosasi salah satu tokoh masyarakat Madura, Jawa Timur mendorong perbaikan tata niaga tembakau kedepan.
“Kedepan tata niaga harus diperbaiki, maka masyarakat harus bersatu dan berkomitmen untuk menentukan harga tembakau,” kata Achsanul Qosasi, saat menghadiri Deklarasi Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau Se-Madura (P4TM) di Pemekasan, Sabtu,
Kehadiran Achsanul Qosasi dalam acara tersebut sebagai bentuk dukungan agar terbentuknya P4TM bisa memperjuangkan petani tembakau kedepan.
“Sangat baik karena bagaimana pun tembakau merupakan komoditas yang bisa menghidupi masyarakat Madura,” jelas dia.
“Petani tembakau tau seberapa besar biaya yang dikeluarkan untuk produksi tembakau agar produktifitas mereka meningkat dan kesejahteraan meningkat dan harga tembakaupun juga meningkat,” jelas dia.
Pria yang akrab disapa AQ itu menyangkan meski tembakau menjadi tanaman primadona di Madura, namun petani tidak bisa menentukan harga sendiri, melainkan harga ditentukan oleh pedagang.
“Mestinya petani yang menentukan harga tembakau, karena mengetahui mengetahui produksi,” jelas dia.
Sementara Ketua Umum P4TM, Khairul Umam mengatakan akan melanjutkan konsultasi dengan pemerintah dan pabrikan untuk mengatasi harga tembakau yang anjlok.
“Harapannya semoga pemerintah dan pabrikan dapat merespon dengan baik, dan semoga praktik-Praktek yang benar dari perwakilan Pabrik bisa diminimalisir,” ungkap dia.
Baca Juga : Dibayangi Hujan, Petani Tembakau Waswas
(Yt/Jd/Red)


