Reporter : harianjatim
Pamekasan-harianjatim.com. Dunas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur mendorong semua desa agar mampu menemukan potensi desa sebagai kekuatan ekonomi baru masyarakat.
Kepala DPMD Pamekasan, Fathorrohman mengungkapkan, pendidikan akan melakukan pembinaan kepada pemerintah desa (pemdes) untuk menggali potensinya. Hal itu sebagai wujud komitmen Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam meningkatkan ekonomi masyarakat dari bawah, merata, berkeadilan dengan strategi desa tematik.
“Kami selalu memberikan pendampingan kepada desa agar keinginan bapak bupati setiap desa punya tema masing-masing benar-benar terwujud,” katanya sebagaimana dilansi dari website resmi Pemkab Pamekasan.
Menurutnya, pemdes melalui dana desa dapat melakukan pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDM) untuk kemajuan desa. Tidak terbatas untuk pembangunan infrastruktur, seperti jalan, plengsengan, saluran air, dan lain-lain.
“Sehingga nanti ada desa wisata, desa UMKM, desa dan lain-lain. Bisa saja seperti Desa Kertagena Tengah nantinya menjadi desa teknologi tepat guna (TTP), ini merupakan keinginan bapak bupati untuk membangun kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.
Baca : Pembuat Pom Mini Cerdas di Pemekasan Raih Juara Tingkat Nasional
Agus Salim (21), warga Desa Kertagena Tengah, Kecamatan Kadur mampu menciptakan pom mini cerdas yang berhasil menyabet juara 1 tingkat Provinsi Jawa Timur, dah juara harapan 1 tingkat nasional. Dalam membeli bahan bakar minyak (BBM) dalam pom mini cerdas ini, pembeli cukup masukkan uang layaknya mesin ATM.
Fathorrohman melanjutkan, para anak muda lain dan masyarakat secara umum di Kabupaten Pamekasan bisa menggali potensi daerahnya untuk kesejahteraan bersama.
“Kami tentu akan memberikan pembinaan dan pendampingan bagi desa yang benar-benar berkomitmen untuk menemukan potensi desanya,” tegas dia.
Baca Juga : Berikut 8 Desa yang Masuk Nominasi Lomba Desa Tematik 2022 di Pemekasan
(Ppmk/Red)


