Berjuang Meraih Impian

  • Bagikan
Buku “Teman Berjuang”

Judul buku : Teman Berjuang
Penulis : Indra Sugiarto
Penerbit : Loveable x Bhumi Anoma
Tahun terbit : 2019
Tebal buku/ jumlah hal : 184 halaman
Ukuran kertas : 13 x 19 cm
Harga buku : Rp. 84.000
Peresensi : Hanifatul Munawaroh*


Buku “Teman Berjuang” adalah karya Indra Sugiarto. Indra Sugiarto adalah seorang anak desa yang lahir di Banyumas, Jawa Tengah. Dia mulai berkuliah di jurusan kimia IPB (Institut Pertanian Bogor) dengan berbagai tantangan yang harus dihadapi, karena bukan hanya kuliah yang harus dipikirkan, tapi juga tentang bertahan hidup. Indra Sugiarto berharap buku ini bisa menjadi teman berjuang, baik bagi yang sedang memperjuangkan impian, berjuang di dunia kerja, dalam membangun karier, atau bahkan dalam membangun bisnis.

Dalam buku “Teman Berjuang” karya Indra Sugiarto mencoba memberikan gambaran kepada pembaca, cara meraih impian dengan bermimpi. Buku ini akan menemani pembaca membaca petunjuk dari dalam diri sendiri, berdialog dengan jiwa yang selama ini jarang diajak berbicara dan berdiskusi karena sibuk dalam ambisi. Buku ini juga mengingatkan para pembaca yang sering lupa siapa dirinya sebenarnya. Buku ini ingin mengingatkan di saat sabar menjadi begitu berat dan saat bermimpi berasa begitu jauh. Untuk para pejuang yang sedang berjuang menggapai tujuan dan membutuhkan dukungan dalam langkah menggapainya, buku ini tepat dijadikan teman berjuang.

Ada yang untuk bermimpi saja tidak berani. Ada yang sudah punya mimpi, tapi terhambat elergi. Ada yang sedang gagah berjuang, tapi diserang kegagalan berkali-kali. Ada yang sudah sukses, tapi terjebak dalam kehampaan dan sepi. Mimpi sebuah awal dari segalanya. Percaya diri adalah kunci utama untuk menggapai sebuah mimpi. Banyak yang tidak berani mengejar mimpi karena takut gagal, takut ditertawakan orang, atau takut ternyata tidak layak mengejar impian tersebut. Percayalah bahwa setiap orang punya mimpi masing-masing. Mimpi itulah yang membuat hidup lebih hidup. Jadi, bermimpilah setinggi mungkin.
Tidak membanding-bandingkan diri dengan orang lain adalah hal terbaik mencintai diri sendiri. Jangan terlalu sibuk mengejar pengakuan dan perhatian orang lain, hanya untuk membuktikan bahwa diri sendiri berharga. “Love yourself and glow up”. Hargai diri dan investasikan waktu dengan tepat. Waktu akan habis jika berharap semua orang harus mengerti hari ini. Percayalah, semua perlahan akan mengerti, saat sukses nanti. Semua orang bisa meraih suksesnya masing-masing. Semua orang berhak mengejar mimpinya. Siapapun orangnya, dia punya hak untuk bermimpi. Dia punya hak untuk membangun impian.

Apapun impiannya, impian semua orang itu bagus. Karena, banyak diluar sana yang tidak tahu apa yang harus dikejar. Jika penghalangnya dari diri sendiri, pikirkan “apakah dengan memelihara rasa tidak percaya diri tersebut akan membawa ke suatu tempat? akan membuat sukses? apakah ketakutan itu yang membuat diri menjadi kuat?” Ketakutan itu tidak sama sekali membuat diri menjadi kuat. Justru ketakutan itu yang membuat semakin jauh dari impian. Indra Sugiarto dalam bukunya berkata, “Orang lain yang tidak percaya dengan kemampuan kita, tidak masalah. Tapi yang jadi masalah adalah jika kita tidak percaya dengan kemampuan sendiri”.

Buku “Teman Berjung” memberi tahu pembaca jika sedang berada pada fase luka dan kegagalan, maka harus bangkit dan selalu optimis. Pada fase sakit karena kehilangan, maka perlu diingat bahwa masih ada orang-orang yang tulus menemani untuk berjuang ke depannya. Pada fase kecewa dan penyesalan, memberikan pembelajaran kepada pembaca dalam menuntun melangkah kedepan. Pada fase perencanaan dan keberanian, mengajarkan pembaca untuk memberanikan diri merencanakan hal-hal yang akan menjadi mimpi besarnya. Pada fase doa dan harapan, yakinlah setiap apa yang diharapkan akan tercapai pada waktunya. Pada fase kegigihan dan perjuangan, kegigihan dalam perjuangan akan melahirkan mental yang kuat. Pada fase kedamaian dan kesuksesan, merasa bahagia  atas apa yang telah dicapainya.

Kelebihan buku ini adalah sangat menarik untuk dibaca. Diawali dengan cover buku yang menggambarkan perjuangan seseorang mulai dari terpuruk/down, kemudian mulai berfikir, lalu mencoba untuk bangkit melangkah dan akhirnya berdiri dengan gagah menemukan jalannya. Kertas didalamnya dari berwarna gelap menjadi terang yang menggambarkan sebuah proses perjuangannya. Terdapat banyak kata-kata motivasi untuk anak-anak muda (khususnya untuk kaum milenial). Beberapa kalimat dalam buku ini dapat dijadikan sebagai quotes di sosial media seperti instagram, facebook, bahkan di instastory whatsApp. Buku ini juga dapat dijadikan sebagai motivasi bagi para pejuang untuk tetap berjuang meraih mimpi dan menggapai cita-cita.

Kekurangan yang dapat diambil dari buku ini adalah isinya tidak terlalu banyak Buku ini juga seharusnya diberi jangkauan umur untuk para pembaca agar anak-anak yang berusia dibawah 17 tahun tidak diperkenankan membaca, karena didalam buku ini terdapat kalimat yang belum bisa mereka pahami. Tidak adanya keterangan untuk beberapa kata puitis yang terdengar asing membuat pembaca harus mencari tahu sendiri arti dari kata tersebut dan juga terdapat pengulangan kalimat dalam buku ini.

Jadi kesimpulannya adalah buku ini sangat cocok untuk seseorang yang membutuhkan teman atau sebuah motivasi untuk tetap berjuang meraih suatu impian. Buku ini sangat bermanfaat untuk para pembaca karena kata-katanya yang bisa dijadikan motivasi dalam berjuang. Bagi seseorang yang sedang lelah dalam perjalanan menggapai impiannya disarankan untuk membaca buku ini, karena setelah membaca buku ini pasti akan termotivasi untuk semangat melanjutkan impiannya.


*Peresensi merupakan mahasiswa jurusan Teknik Industri di Universitas Muhammadiyah Malang

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90
Verified by MonsterInsights
punta cana : lujo, aventura y las playas más vibrantes.