Bersinergi di Hari Tanam Pohon Sedunia, GELAR#3 Lakukan Penanaman 10 ribu pohon di 13 titik Bojonegoro dan Tuban

  • Bagikan

Reporter: Ahmad Fauzi

Tuban- harianjatim.com.Momen hari tanam pohon yang diperingati setiap tanggal 28 November adalah momentum dimana setiap orang diharapkan melakukan aksi tanam pohon sebagai upaya menjadikan lingkungan yang lebih baik. Kita ketahui bersama bahwa perubahan iklim selalu menjadi kambing hitam dalam setiap bencana hidrometeorologi yang terjadi seperti cuaca ekstrim, kekeringan, banjir bandang, dan lain-lain. Ini adalah dampak dari berkurangnya tutupan lahan dan area hijau terus menerus terjadi setiap tahunnya.

Sebagai upaya mengurangi dampak tersebut, pemerintah, perusahaan, aparat penegak hukum, dan masyarakat harus bersinergi dan bergerak bersama karena perbaikan lingkungan tidak akan bisa berhasil jika dilakukan sendiri sendiri. Gerakan ini adalah praktek nyata dari bentuk sinergi tersebut, sebanyak 56 organisasi/instansi/lembaga peduli lingkungan yang tergabung dalam GELAR #3 hari ini (27/11/2022) sebanyak kurang lebih 600 relawan melakukan aksi penanaman di 13 titik di Kab. Bojonegoro dan Kab. Tuban. Sebanyak 10 ribu pohon ditanam dalam kegiatan kali ini dengan jenis Jambu Air Citra, Nangka, Sengon, Jati, Juwar, Trembesi, Beringin, Alpukat, Kopi, mahoni, jengkol, Kelengkeng, sawo, jeruk. Jenis pohon tersebut dipilih berdasar lokasi penanmannya, seperti saat penanaman di embung, sendang dan sungai maka tanaman konservasi air seperti trembesi dan beringin menjadi pilihan. Konsep kombinasi tanaman konservasi dengan tanaman buah menjadi pilihan banyak masyarakat agar disamping melestarikan lingkungan juga masyarakat dapat mengambil manfaat ekonominya saat berbuah nanti.

Selain itu, beberapa lokasi penanaman dilakukan di hutan kawasan perlindungan setempat, tanah desa yang direncanakan sebagai agrowisata, sepanjang jalan desa, dan di wilayah lahan kritis seperti tanah kosong dan yang berpotensi terjadi longsor.

Kampanye berupa penyampaian kalimat motivasi oleh para stakeholder pada saat apel sebelum melakukan penanaman dilakukan untuk membekali para relawan akan pentingnya memberikan contoh nyata akan kecintaan terhadap lingkungan dengan bukti melakukan penanaman dan merawatnya. Apel utama di Bojonegoro di desa Pungpungan dipimpin langsung oleh Rizal Zubad selaku koordinator utama GELAR, sedangkan di Tuban dikoordinir oleh Imam Muqroni selaku Koordinator Lapangan GELAR Tuban.

Beberapa stakeholder yang hadir di Bojonegoro dan Tuban diantaranya Perwakilan dari Pemerintah Kabupaten, Dinas Lingkungan Hidup, Cabang Dinas Kehutanan Bojonegoro, Pemerintah Desa dan Kecamatan Setempat, perwakilan KODIM 0813 Bojonegoro, perwakilan Polres Bojonegoro, Perhutani Bojonegoro.

Ke 56 organisasi tersebut diantaranya IDFoS Indonesia, eL-SAL, CDK Bojonegoro, Perhutani Bojonegoro, KODIM 0813 Bojonegoro, Ademos Indonesia, Nurul Hayat, Lazis Nu, Lazis Mu, LAKPESDAM Bojonegoro, Oi Bojonegoro, Alas Institute, LIMA 2B, LPBI NU Bojonegoro, TAGANA, Aliansi Mahasiswa Tuban Bersatu, Karang Taruna, FOZ Forum Zakat, Smartfren Community, KOPRI Bojonegoro, PMII Cendekia, PK PMII Universitas Bojonegoro, GJB, P.A.ACARINA, PALASE, BRIGPALA, SMANTIGAPALA, Argopala, Gemapala, Rakyat Bantu Rakyat BJN, Natha9.com, Jdor, Relawan TIK Tuban, Sematta, HIMAM, RESIK, APPA, Sobat Syukur, ABPEDNAS, BUMDESMA Soko Lestari, Turun Tangan Bojonegoro, APMMIK, Visit Bojonegoro, Pemuda LDII, KEMENDES, KKN Unugiri 2022, PAC GP Ansor, Fatayat NU, HCRC, Karang Taruna Bima Muda desa Trutup, Kelas Inspirasi

( af)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90
Verified by MonsterInsights
planning tasks and projects used to be simple. Bienvenido a la sección dedicada a cayo santa maria :. Explore the depths… proffound fistival.