Pentingnya Menerapkan Self Love untuk Menjaga Kesehatan Mental

  • Bagikan
Enjoying the ocean and sunset.

Pendahuluan

Masa remaja merupakan masa dimana banyak mengalami perubahan besar baik secara fisiologis maupun psikologis. Dimulai dengan perubahan tubuh yang memasuki masa pubertas, perubahan dalam pergaulan, perkembangan otak, dan perubahan emosi. Kerentanan ini menyebabkan gangguan mental yang akan mempengaruhi kehidupan di masa depan. Penyakit mental yang sulit dijangkau akan berkembang menjadi orang dengan penyakit mental. Seseorang yang memiliki ciri-ciri kondisi kesehatan mental yang kurang sehat yaitu apabila seseorang tidak bahagia dalam kehidupan sosialnya, dikekang dengan ketakutan dan kecemasan yang mendalam, kurangnya kepercayaan diri, kurangnya kematangan emosi, serta tidak dapat memahami kondisi dirinya sendiri. Ada banyak cara untuk seseorang dapat menjaga kesehatan mentalnya, salah satunya dengan menerapkan self love. Self love menurut Khoshaba (2012) adalah keadaan di mana seseorang dapat menghargai dirinya sendiri dengan menghargai dirinya sendiri ketika ia mampu membuat keputusan yang berkaitan dengan perkembangan fisik, psikologis, serta spiritual. Contohnya ialah saat seseorang sudah mampu menerima kelebihan dan kekurangan dirinya serta dapat berkonsentrasi pada tujuan yang ditetapkan dalam hidup. Mereka yang tidak mencintai dirinya sendiri akan terus merasa tidak aman dan memiliki perasaan tidak percaya diri atau insecure. Mereka lari dari masalah dan akhirnya berujung pada kesedihan yang tak berkesudahan dan cenderung tidak seimbang secara emosional, yang seringkali berujung konflik dengan orang lain. Ini adalah akibat dari perasaan tidak aman tersebut.

Pembahasan

Langkah-langkah self love

Setelah memahami apa itu makna dari self love dan mengetahui beberapa contoh gangguan psikologis yang mengganggu kesehatan mental, kini perlu diketahui bagaimana langkah-langkah untuk mencintai diri sendiri atau self love. Kemampuan self love dipengaruhi oleh empat aspek, yang pertama adalah self awareness atau kesadaran diri. Jika seseorang ingin meningkatkan self love, pertama-tama ia perlu menyadari dirinya terlebih dahulu. Hal ini mengacu pada kesadaran bahwa seseorang perlu mengatahui karakter atau sifat diri sendiri dan memahami apa kelebihan dan kelemahan dirinya. Fokus terhadap aspek-aspek diri yang meliputi tindakan, penampilan, dan pikiran seseorang itu sendiri serta mampu memahami dan menerima potensi yang ada dalam dirinya. Dengan memiliki self awareness seseorang juga dapat lebih bisa mengintrospeksi diri, mengendalikan emosi serta merefleksikan diri. Selanjutnya yang kedua adalah self esteem atau kepercayaan diri. Menurut Santrock (2007) self esteem adalah sebuah penilaian atau pandangan seseorang terhadap diri sendiri. Self esteem juga mencakup bagaimana seseorang bisa percaya kepada dirinya sendiri, mengapresiasi dirinya sendiri, dan menghargai dirinya sendiri. Ada beberapa cara untuk meningkatkan kepercayaan diri atau self esteem, salah satunya ialah berhenti membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Kemudian yang ketiga ada self worth atau harga diri. Prinsip bahwa ketika seseorang sudah mengenal dirinya disebut harga diri atau self worth. Memiliki self worth adalah ketika seseorang telah menyadari bahwa tidak harus menyesuaikan diri dengan pendapat ataupun penilaian orang lain. Mereka telah memiliki kepercayaan atas dirinya bahwa mereka berharga dan penting. Seseorang yang sudah mempunyai kemampuan self worth sudah pasti memiliki rasa mencintai diri yang tinggi. Karena kemampuan ini berarti sama dengan seseorang yang sudah menghargai dirinya sendiri. Dan terakhir yaitu self care atau perawatan diri. Self care sendiri merupakan kegiatan sebagai bentuk usaha seseorang dalam memberikan perhatian, merawat, serta menjaga dirinya sendiri. Kegiatan yang biasa dilakukan yaitu dengan berolahraga, mendengarkan lagu, menonton film, dan masih banyak lagi.

Manfaat menerapkan self love

Banyak dari sebagian orang menganggap jika mencintai diri sendiri merupakan salah satu bentuk perilaku egois dan narsis. Padahal, self-love adalah tindakan seseorang mencintai, memahami, dan menerima dirinya apa adanya. Ada beberapa tanda seseorang telah mempraktekkan self-love yaitu seseorang mampu mengidentifikasi dirinya lebih baik dengan memahami apa kelebihan dan kekurangan dirinya, tidak pernah membandingkan dirinya dengan orang lain. Bahkan dirinya sendiri juga dapat menjauhi toxic people dan toxic relationship akhirnya mampu berinteraksi dengan baik secara sosial dan membiarkan diri merasakan kehangatan cinta dan kebahagiaan.

Penutup

Setelah mengetahui makna serta aspek-aspek dalam menerapkan self love. Kini dapat disimpulkan mengapa self love penting untuk menjaga kesehatan mental. Menerapkan self love dapat menjaga kesehatan mental karena bisa membuat seseorang untuk berpikir positif. Termasuk saat sedang marah, sedih atau kecewa karena itu adalah bentuk penerimaan diri. Self love juga merupakan sebuah pondasi yang dibutuhkan setiap orang untuk dapat bertindak tegas terhadap dirinya sendiri. Tanpa self love, seseorang cenderung lebih kritis terhadap dirinya sendiri, bertindak sesuai dengan keinginan orang lain, bahkan sikap tidak mencintai diri sendiri juga bisa membuat seseorang sulit menerima rasa sayang dari orang lain. Karena orang yang tidak mencintai dirinya sendiri cenderung memandang orang lain secara negatif dan meremehkan rasa sayang yang diberikan. Dengan menerapkan self love dapat membawa beberapa perubahan dalam hidup. Dengan meningkatnya kecintaan terhadap diri sendiri, seseorang dapat meningkatkan derajat kebahagiaan diri masing-masing sehingga dapat melawan kecemasan yang berlebihan serta gejala dan tingkah laku destruktif lain yang diakibatkan oleh kesehatan mental.


Oleh: Fatimah Azzahra Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90
Verified by MonsterInsights
earn money with martin. punta cana : lujo, aventura y las playas más vibrantes.