Nilai Tukar Petani di Jawa Timur Tertinggi dari Lima Provinsi di Pulau Jawa

  • Bagikan
Petani di Jatim saat panen raya (foto: dok. Kominfo Jatim)

Reporter: junaidi

Surabaya-harianjatim.com. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat nilai tukar petani (NTP) pada bulan Desember 2022 mengalami kenaikan sebesar 2,18 persen dari 102,88 menjadi 105,13.

“Kenaikan NTP ini disebabkan karena indeks harga yang diterima petani (It) naik sebesar 2,93 persen lebih tinggi dibandingkan indeks harga yang diterima petani (Ib) yang hanya naik sebesar 0,73 persen,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, Dadang Hardiwan sebagaimana rilis di website BPS Jatim,

Angka kenaikan tersebut membawa Provinsi Jawa Timur menempati urutan pertama dari lima Provinsi di Pulau Jawa yang melakukan penghitungan NTP pada Desember 2022.

Lima Provinsi seluruhnya mengalami kenaikan NTP. Kenaikan NTP terbesar terjadi di Provinsi Jawa Timur sebesar 2,18 persen, diikut Jawa Barat sebesar 1,97 persen, Jawa Tengah sebesar 1,91 persen, Banten sebesar 1,36 persen dan Daerah Istmewa Yogyakarta sebesar 1,35 persen.

Lima subsektor pertanian semuanya mengalami kenaikan NTP di Jawa Timur. Subsektor yang mengalami kenaikan NTP terbesar terjadi pada subsektor Hortkultura sebesar 7,17 persen dari 104,38 menjadi 111,86, diikut subsektor Tanaman Pangan sebesar 2,06 persen dari 102,90 menjadi 105,02, subsektor Peternakan sebesar 1,00 persen dari 101,94 menjadi 102,96, subsektor Perikanan sebesar 0,95 persen dari 101,00 menjadi 101,96 dan subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat sebesar 0,09 persen dari 104,02 menjadi 104,12.


Baca Juga : Nilai Tukar Petani di Jatim Naik 0,68 Persen pada Juli 2022

Ikuti informasi terkini melalui harianjatim.com.

(red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90
Verified by MonsterInsights
punta cana : lujo, aventura y las playas más vibrantes.