Reporter; Ponirin Mika
Probolinggo.HarianJatim.Com – Pedagang kaki lima merasakan keberkahan dari pelaksanaan Festival Banjari Nasional ke-VI di Pondok Pesantren Nurul Jadid. Para pedagang kaki lima yang datang dari berbagai daerah itu turut memeriahkan ajang perlombaan tersebut telah mengalami kenaikan omzet. Berkah dari festival al-banjari nasional membuat para pedagang kaki lima riang gembira.
“Jualan saya mengalami peningkatan pembeli. Penghasilan dari jualan saya naik. Saya berterima kasih pada Pondok Pesantren Nurul Jadid telah menggelar fesban di luar pesantren,” kata Sunaryo.
Dalam menyambut harlah ke 74, Pondok Pesantren Nurul Jadid tengah mengadakan beberapa rangkaian kegiatan mulai dari pra harlah hingga acara puncak. Pada berita yang tertulis di akun resmi www.nuruljadid.net Pesantren Nurul Jadid telah membuka bazar umum, baik bazar kuliner dan aksesoris, dimana pedagang kaki lima (PKL) bisa menjajakan produknya kepada kalangan masyarakat.
Tak hanya itu, masyarakat sekitar terhibur dengan penampilan hadrah yang datang dari berbagai daerah di Jawa Timur.
“Bagus acara ini. Kita bisa terhibur dengan penampilan-penampilan grup harah yang ikut lomba,” ungkap Syaiful asal desa setempat.
Syaiful menambahkan, katanya, jarang-jarang kita bisa menyaksikan secara langsung festival al-banjari nasional seperti ini.
“Walaupun hingga larut malam, kita masyarakat terhibur dan sangat senang menontonnya,”tegasnya.


