Di Halaqah Internasional Alumni Pesantren Nurul Jadid, Kiai Hamid Wahid Mengajak Alumni Berjuang Secara berjamaah dan Bergerak Pada Peningkatan Ekonomi

  • Bagikan

Reporter : Ponirin Mika

Probolinggo.HarianJatim.Com – Pada halaqah internasional di haul dan harlah ke 74 Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo, KH. Abdul Hamid Wahid mengajak para alumni yang hadir secara luring dan daring untuk memperkuat jamaah agar bisa membangun soliditas yang kuat antar alumni dalam melakukan pengabdiannya di tengah-tengah masyarakat. Sabtu (18/02/23) di Aula Pesantren Nurul Jadid.

“Alumni pesantren Nurul Jadid harus memperkuat jamaah agar mampu berjuang dalam mengabdi pada masyarakat,” katanya.

Kebiasaan baik yang dilakukan saat di pondok, menurut Kiai Hamid harus di bawa saat dirinya pulang ke masyarakat. Seperti shalat berjamaah dan bergaul tidak hanya sesama alumni tapi juga dengan masyarakat.

“Alumni Nurul Jadid kalau berada di masyarakat harus membaur dan mengabdi pada masyarakat serta bergerak pada semua unit bidang-bidang yang ada,” imbuhnya.

Kepala Pondok Pesantren Nurul Jadid ini pun berharap agar jamaah tidak di maknai secara sempit. Alumni Nurul Jadid harus bersifat terbuka (inklusif) itu adalah modal awal.

Jika berada di tengah masyarakat, kata Kiai Hamid, setiap alumni harus mengambil posisi agar dapat berjuang dan harus berfikir apa yang harus diperbuat untuk agama, bangsa dan negara.

“Fokus kita pada peningkatan ekonomi. Oleh sebab itu harus memperkuat jejaring dalam mengembangkan ekonomi. Di samping itu dalam menatanya harus terorganisir dengan baik,” tegasnya.

Kiai Hamid menyampaikan, kita harus siap menghadapi, sebaiknya kita harus menjadi subjek bukan menjadi objek dalam sekecil apapun di era itu. Ia pun menegaskan bahwa kita tidak akan bisa menghadapinya sendiri-sendiri.

“Kita menghadapinya tidak mungkin bisa berjalan sendiri, di sinilah pentingnya jamaah,” tuturnya.

Melihat pentingnya pengembangan ekonomi, Kiai Hamid berharap pesantren memiliki pasar bersama dan lahirnya komunitas ekonomi berjamaah di setiap daerah.

“Moga-moga pesantren kita dapat membentuk koperasi alumni. Di masing-masing Pembantu Pengurus Pondok Pesantren Nurul Jadid (P4NJ) ada koperasi primer, dan dapat pula membentuk koperasi sekunder,” tegasnya dihadapan ribuan alumni Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton,Probolinggo.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90
Verified by MonsterInsights
Exact matches only. Enter address information (edit). Viajes a punta cana.