Bukan Hanya Ditahan, Kiai Zaini Mun’im pun Dimasukkan Belanda ke Dalam Drum

  • Bagikan

Reporter : Ponirin Mika

Probolinggo.HarianJatim.Com-Pendiri dan Pengasuh pertama Pondok Pesantren Nurul Jadid KH. Zaini Mun’im tak hanyak sosok yang allamah. Ia juga seorang pejuang yang rela mengorbankan jiwa dan raganya untuk melawan kaum penjajah.

Mengingat kegigihan dan keberanian Kiai Zaini Mun’im penjajah tidak tinggal diam untuk menyingkirkan sosok yang juga di kenal seorang kiai yang ahli ilmu bela diri ini.

Pada pembacaan manaqib dan haul almarhumin dan harlah pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid ke 74, KH. Jauharul Matin menuturkan, saat Kiai Zaini ditangkap oleh Belanda, ia tidak hanya di tahan dan di lepas saat mendekam dalam penjara selama tiga bulan lamanya. Menurut Kiai Matin, beliau ditangkap dan tidak di lepas.

Kiai Matin memberikan koreksi pada catatan yang memuat sejarah perjuangan Kiai Zaini yang tertulis di profil Pondok Pesantren Nurul Jadid.

“Saya ingin mengoreksi catatan yang ada dalam buku profil pesantren Nurul Jadid, yang menulis Kiai Zaini di penjara selama 3 bulan dan setelah itu di lepas,” katanya.

“Saya mendapatkan sanad dari KH. Ali Wafa Baidlowi, kata Kiai Matin, Kiai Zaini Mun’im itu ditangkap oleh Belanda dan tidak lepas. Setelah ditangkap dimasukkan ke drum dan di las tanpa ada udara dan di buang ke laut,” imbuhnya.

Selanjutnya, Drum itu diletakkan di laut dan di beri batu dan tenggelam. Ajaibnya Kiai Zaini ada di Pondok mengajar ngaji santri-santrinya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90
Verified by MonsterInsights
Explore the depths… proffound fistival. Contains custom information set by the web developer via the _setcustomvar method in google analytics. Bienvenido a la sección dedicada a cayo santa maria :.