Oleh : Susanti, s.Pd || TK PKK Harapan Rahayu
Anak usia dini merupakan anak pada rentang usia 0-6 tahun, pada usia ini anak mengalami perkembangan otak yang sangat pesat atau disebut dengan golden age. Pada masa ini perkembangan kognitif, motorik, intelektual, sosial emosional serta bahasa berkembang sangat pesat. Dimasa ini pula semua perkembangan anak mulai terbentuk dan cenderung menetap diusia dewasa. Dengan demikian betapa pentingnya pendidikan awal pada anak usia dini yang menjadi bekal untuk mempersiapkan diri dalam pengajaran selanjutnya.
Perkembangan otak sangat pesat terjadi pada usia dibawah 7 tahun. Seperti yang sudah dikatakan oleh Montessori bahwa otak anak adalah “absorbent mind” yaitu ibarat spons kering, apabila dicelupkan kedalam air, akan menyerap air dengan cepat. Apabila yang diserap adalah air bagus maka baguslah ia, sebaliknya apabila yang diserap adalah hal yang buruk maka buruklah ia (Megawangi,2009:4).

Masa anak-anak adalah masa yang penuh keceriaan, kegembiraan, dan kesenangan, keadaan ini diperoleh dari bermain. Dunia anak adalah dunia bermain, karena melalui bermain semua aspek perkembangan anak dapat ditingkatkan.
Manfaat bermain:
- Mengembangkan kemampan gerak/ motoric
- Mengembangkan kemampan daya pikir/ kognitif
- Mengembangkan kemampan sosial
Dengan demikian seorang guru hendaknya mampu mendesain sebuah pembelajaran yang dikemas lebih menarik dalam sebuah permainan. Hal ini menuntut seorang guru untuk lebih kreatif dan inovatif agar pembelajaran pada anak usia dini tercapai. Tanpa adanya kreatifitas dari seorang guru untuk mengolah sebuah pembelajaran akan membuat anak jenuh dan terbebani dalam kegiatan belajar mengajar. Hal ini didukung oleh hasil riset National Research Council (1999) yaitu informasi yang menarik dan bermakna akan disimpan lebih lama dalam memori sedangkan informasi yang membosankan dan tidak relevan akan mudah dilupakan (Megawangi, Lathifah, Dina, 2008:40


