Reporter : Ponirin Mika*
Malaysia.HarianJatim.Com – Selepas dari Thailand Kepala Pesantren Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo KH. Abdul Hamid Wahid bersama rombongannya menghadiri temua alumni Pembantu Pengurus Pondok Pesantren Nurul Jadid (P4NJ), Kamis (08/06/23) di Bukit Indah, Ampang, Selangor.
Di acara itu, Kiai Hamid menegaskan pesan pendiri dan pengasuh pertama Pondok Pesantren Nurul Jadid KH. Zaini Mun’im.
“Santri yang sudah kembali ke masyarakat sudah menjadi milik masyarakat dan harus berbaur dengan masyarakat,” katanya.
Tak hanya itu, Rektor Universitas Nurul Jadid ini berpesan tentang pentingnya adab untuk menghormati pendahulu, para guru.
“Sebaik apapun generasi saat ini, itu tak akan diperoleh tanpa jasa pendahulu,” tegasnya.
Kiai Hamid juga menekankan agar alumni Pondok Pesantren Nurul Jadid dan umat islam pada umumnya untuk berpartisipasi aktif dalam membangun masyarakat lewat pendidikan, dan hal yang dibutuhkan dalam menghadapi dinamika global saat ini.
Rombongan yang hadir Kepala Pesantren sekaligus Rektor Universitas Nurul Jadid KH. Abdul Hamid Wahid, Kepala Pondok Mahasiswi Ny. Hj. Khodijatul Qodriyah , Warek II KH Najiburrahman, Warek IV KH Faiz AHZ, Kepala Biro Kepesantrenan KH Fahmi AHZ, Bendahara Pesantren, K. Achmad Zaki, Warek III M. Noer Fadli Hidayat, Kepala LP3M Achmad Fawaid, Ka. BAUAK Luqman Hakim, Humas Mohammad Bahrul Ulum, Stafsus Alfi Syukrin.


