Reporter: harianjatim
Sumenep-harianjatim.com. Bupati Sumenep Achmad Fauzi terus melakukan berbagai trobosan untuk memberantas kemiskinan di kabupatan berlambangkan kuda terbang ini.
Salah satunya dengan cara memberikan asuransi kepada pekerja rentan, seperti buruh tani, buruh bangunan, ojek, nelayan, tukang becak hingga pembantu rumah tangga.
“Ini cara kami untuk menekan angka kemiskinan,” kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi saat memberikan sambutan di acara HUT Kabar Madura ke-11, Sabtu,
Diyakini dengan program tersebut bisa memutus mata rantai kemiskinan, serta sebagai bentuk kehadiran pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat. “Semua pekerja berhak mendapatkan perlindungan, apalagi pekerja rentan,” jelas dia
Sesuai data kata kata dia, selama dua tahun terakhir angka kemiskinan di Kabupaten Sumenep terus mengalami penurunan. Tahun 2021 angka kemiskinan mencapai 20,55 persen, tahun 2022 alami penurunan menjadi 17 sekian persen.
Tahun 2023 lanjut Fauzi, dirinya menargetkan angka kemiskinan menjadi 10 persen. Untuk mewujudkannya, Fauzi mengaku telah melakukan koordinas dengan berbagai pihak, termasuk semua pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).
“Tahun ini kami berupaya angka kemiskinan di Sumenep menjadi 10 persen,” tegasnya.
Baca Juga : Jumlah Penduduk Miskin di Sumenep Naik Drastis
Ikuti informasi terkini melalui harianjatim.com.
(red)


