Reporter: Ahmad Fauzi
harianjatim.com-Tuban.Dalam Upaya menyelaraskan Program pendidikan saat ini serta mendapatkan Dukungan semua Pihak komisi 4 DPRD Kabupaten Tuban yang membidangi pendidikan melaksanakan kunjungan kerja ke kementerian Pendidikan, Riset dan Teknologi di jakarta,Kamis (22/06/2023)
Kunjungan kerja Ketua Komisi 4 DPRD kabupaten Tuban ke Kemendikbudristek dan di terima oleh Taufik mewakili puspita Kepala Pusat penguatan Karakter.
Menurut Astuti bahwa seluruh pemangku kepentingan pendidikan termasuk siswa menjadi agen perubahan serta memberikan pengaruh dan dukungan sepenuhnya untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas bagi seluruh anak- anak Tuban.
Lanjut ketua Komisi 4 bahwa untuk menciptakan suasana tersebut Dibutuhkan dukungan dari keluarga,guru,institusi pendidikan,dunia usaha / industri,masyarakat baik organisasi masyarakat,komunitas lokal,dan elemen masyarakat lainnya.

Astuti yakin bahwa dengan keterlibatan semua pihak dan di dukung oleh regulasi yang tepat dan anggaran yang sesuai maka Angka Partisipasi Sekolah Tinggi, dengan hasil belajar yang berkualitas, dan memiliki pengetahuan serta ketrampilan yang relevan dengan tingkat penempatan tenaga kerja akan benar-benar mampu mengurangi angka pengangguran .
“Tidak kalah pentingnya dalam membangun karakter siswa yaitu Karakter kebangsaan dalam menghayati nilai-nilai nasionalisme dalam konteks agama,budaya dan sejarah. Distribusi yang merata baik secara geografis maupun status sosial, ekonomi,dan berkebutuhan khusus sehingga tidak ada anak yang tertinggal . “
Pendidikan yang berkualitas akan benar-benar terwujud melalui perbaikan yaitu infra struktur dan teknologi ,kebijakan ,prosedur dan pendanaan meliputi kontribusi eksternal yaitu pemerintah dan swasta , mekanisme akreditasi,pembelanjaan anggaran pendidikan yang efektif dan akuntabel,otonomi satuan pendidikan kepemimpinan ,masyarakat dan budaya meliputi kompetensi guru,kepala sekolah dan pemerintah daerah, kolaborasi dan pembinaan lokal antara guru,satuan pendidikan dan industri, kurikulum, pedagogi dan asesmen yaitu dengan program pelatihan dan pengembangan kompetensi untuk guru yang berkelanjutan.
Sementara itu dalam kesempatan ini Diyan bahwa terdapat urgensi besar dalam melakukan intervensi pencegahan perundungan ,kekerasan seksual dan intoleransi dalam satuan pendidikan dan kolaborasi adalah jantung dalam upaya kita menyelesaikan masalah tersebut.
Dan SDM yang unggul merupakan pelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai2 Pancasila .
Dalam kesempatan ini Suratmin wakil Ketua komisi 4 juga menyampaikan terkait makna merdeka belajar yang dengan sistem zonasi masih menjadi kendala dalam PPDB yang mana siswa perbatasan memiliki problem ini.
mat dasim anggota komisi 4 juga menyampaikan terkait guru yang masih belum bisa memaknai merdeka belajar dengan menerapkan kurikulum merdeka ini dengan tingkat kesiplinan yang masih rendah .
Dari hasil kunjungan kerja ini maka komisi 4 menganggap perlu adanya penyempurnaan Perda No 2 Tahun 2013 Tentang Penyelenggaraan Pendidikan di Kabupaten Tuban agar sesuai dengan regulasi yang ada saat ini
( fa)


