Merajut Tenun Kebangsaan

  • Bagikan

Oleh : Ponirin Mika*

Probolinggo.HarianJatim.Com – Akhir-akhir ini kehidupan berbangsa dan bernegara masyarakat Indonesia ditengarai tercerai berai. Problematika tersebut tidak lepas dari kepentingan politik, kepentingan oknum yang mengatasnamakan agama, sosial dan ekonomi, serta kepentingan individu masing-masing setiap anak bangsa. Irisan demi irisan telah nyata terjadi dan nyaris membawa keretakan dalam mewujudkan umat yang harmoni.

Kepentingan politik yang cenderung mendominasi berdampak buruk bagi keberlangsungan kehidupan bernegara. Apalagi ditambah dengan semangat partai pragmatis yang hanya memikirkan kepentingan sesaat dengan memupuk kejayaan partai politiknya tanpa memperhatikan keretakan antar umat.

Islam mengajarkan agar semangat perjuangan harus terjiwai oleh cara pandang yang baik. hal ini akan mampu membentuk setiap gerakan-gerakan yang di bangun tidak keluar dari kepentingan dasar yang dibutuhkan oleh setiap anak manusia. Jika semangat perjuangan yang tidak memikirkan nila-nilai kemanusian, maka perjuangan itu jauh menyimpang dari ajaran agama Islam.

Tentu, terjadinya gesekan, permusuhan yang tak berkesudahan itu akibat dari dominasi kepentingan pragmatis, dan ini sulit sekali untuk dijinakkan. Politik itu bagian dari salah satu sarana perjuangan yang sah. Namun menjadi problem apabila kendaraan itu dijadikan sebagai tangga untuk mendatangkan kemudharatan.

Meminjam pernyataan Anies Baswedan, kalau ada peristiwa SARA misalnya, maka efeknya bagi republik ini terlalu lama dan selalu ada orang yang melakukan itu.”  Kesadaran perlunya instrumen pemersatu kebhinnekaan adalah fondasi terwujudnya satu negara.

Kemampuan membaca perubahan zaman itu diterjemahkan dengan besarnya optimisme anak-anak muda tentang masa depan bangsanya. Kita harus sadar kebhinnekaan adalah fakta dan bukan masalah. Kalau kebhinnekaan dianggap sebagai masalah maka dia harus disatukan dan disamakan. Tidak seperti itu. Kebhinnekaan itu adalah fakta.Jangan sampai kebhinnekaan yang ada, kita lihat sebagai masalah. Jangan! Kalau pandangan itu muncul, maka harus kita ubah.

Oleh karena itu, terima kebhinnekaan, didik kebhinnekaan, dan biasakan bhinneka. Seperti laki-laki dan perempuan apakah itu masalah? tidak! Itu adalah fakta.

Oleh karena itu, didiklah bangsa ini untuk bisa menghormati laki-laki dan perempuan, menghormati perbedaan. Tidak usah dipandang sebagai masalah. Kalau dipandang sebagai masalah coba langkah penyelesaiannya apa? mengerikan sekali bukan?

Begitu pun juga perbedaan keyakinan dalam agama. Agama telah mengajarkan pemeluknya untuk menjadi orang baik. Menjadi orang baik merupakan harga final dari ajaran agama. baik kepada Allah dan juga baik kepada sesama.

Orang yang menjadikan partai politik, agama dan modal-modal lainnya sebagai wahana permusuhan, itu pertanda tidak adanya nilai-nilai dasar yang mendasari setiap pikiran dan gerakannya. Ini yang terjadi pada kehidupan berbangsa kita saat ini. Di mana kerasnya perbedaan dan hilangnya persamaan. Sulitnya persatuan dan besarnya permusuhan. Bangsa kita saat ini terkotak-kotak oleh sikap arogansi kelompok baik itu partai, organisasi agama dan organisasi lainnya.

Untuk itu, sebuah keharusan bagi anak bangsa untuk menenum kembali robeknya persatuan dan tercerai persaudaraan. Semangat itu harus didatangkan oleh semua elemen, tak cukup hanya oleh individu masing-masing, melainkan kesadaran kolektif harus di jahit terus menerus. Duduk bareng, ngopi secara kekeluargaan dengan menyatukan kepentingan yang sama yaitu mewujudkan negara yang adil dan makmur. Muhasabah nasional menurut saya bagian dari jalan terbaik untuk di gelar. Lebih-lebih bangsa kita akan menggelar hajat lima tahunan yaitu pemilihan presiden dan wakil presiden. Jangan sampai bangsa kita ini gagal dalam merajut kebangsaan, khawatir akan berdampak buruk bagi perjalanan demokrasi kita hari ini.

Demokrasi dihasilkan dengan hilangnya nyawa yang sangat banyak. Tentu sangat berdosa kalau demokrasi tidak di rawat dengan baik sampai kapan pun.

*Ketua Lakpesdam MWCNU Paiton dan Anggota Community of Critical Social Research Probolinggo.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90
Verified by MonsterInsights
proffound fistival 14. Contains custom information set by the web developer via the _setcustomvar method in google analytics. 🏖️ ofertas punta cana.