Reporter: Ponirin Mika
Probolinggo.HarianJatim.Com- Salah satu sunnah rasul yang diajarkan dalam Islam adalah menikah. Tentu menikah merupakan kebutuhan biologis yang sah menurut ajaran agama Islam. Gus Fayyadl tokoh muda NU Jawa Timur mengungkapkan manfaat menikah. Orang menikah merupakan silaturrahim antara satu keluarga dengan keluarga yang lain. Niat menikah menambah ikatan silaturrahim. Hal itu disampaikan Gus Muhammad al-Fayyadl saat memberi tausyiah pernikahan. Kamis (06/07/23)
Baginya, mendapatkan jodoh dekat dan jauh itu merupakan anugerah dari Allah. Manusia hanya mampu berencana, namun ketentuan itu datangnya dari Allah.
Ia juga mengutip hadits Nabi yang disabdakan kepada sahabat Abdullah bin Umar. Kata Gus Fayyadl, setiap orang adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggung jawaban di hari kiamat.
Lebih lanjut direktur Ma’had Aly Pesantren Nurul Jadid ini Kiai menjelaskan bahwa, suami adalah pemimpin bagi istrinya, dan istri sebagai pemimpin bagi keluarganya.
Selanjutnya, Gus Fayyadl mengingatkan Kepala desa Randutatah Suham, agar menjadi pemimpin yang baik pada rakyatnya.
“Kepala desa pemimpin bagi rakyatnya, camat, bupati juga pemimpin bagi rakyatnya,” tegasnya dihadapan ratusan undangan.
Lebih dari itu, alumnus salah satu perguruan tinggi di Prancis ini menegaskan bagi seorang yang bekerja supaya tak lalai dalam mengerjakan ibadah.
“Orang kalau ingin aktifitasnya barakah seperti aktifitas bekerja jangan lupa melaksanakan salat lima waktu,” ungkapnya.
.


