harianjatim.com- Bojonegoro.Salah satu tugas konstitusional Anggota MPR RI adalah terus melakukan penguatan atau sosialisasi 4 Pilar MPR RI yang meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Pancasila merupakan dasar dan ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.
Anggota MPR RI, Dr. Didik Mukrianto, SH., MH kembali memberikan pengarahan dan penjelasan mengenai 4 pilar MPR RI kepada para generasi muda, generasi penerus Bangsa, harapannya agar para pemuda ini mengetahui salah satu tugasnya sebagai warga bangsa Indonesia yang baik dan juga sebagai agen perubahan. Kegiatan ini dilaksanakan di Bojonegoro, 26/07/2023 dan dihadiri oleh ratusan pemuda dari wilayah Kabupaten Bojonegoro.
“Tidak bisa dinafikkan bahwa peran pemuda sangat strategis dalam perjalanan sejarah Indonesia cukup fundamental,” ungkap Anggota Komisi III DPR RI ini.
Menurut Ketua Umum Karang Taruna Indonesia ini, era kebangkitan nasional, perintisan kemerdekaan, persatuan pemuda melalui sumpah pemuda, perjuangan kemerdekaan, pasca kemerdekaan, era reformasi hingga transformasi besar bangsa saat ini juga digawangi dan diinisiasi oleh Pemuda.
“Dimulai sejak merintis kemerdekaan, perjuangan menuju kemerdekaan dan pasca kemerdekaan, Pemuda akan selalu menjadi kekuataan moral, kontrol sosial dan agen perubahan yang baik sebagai prasyarat menuju Indonesia yang maju dan berkeadaban,” terang Didik.
Lebih lanjut Didik menjelaskan, untuk menjadi generasi yang tangguh, pemuda harus punya moral dan karakter yang baik yang bersumber dari pengamalan nilai-nilai luhur bangsa yang terkandung dalam 4 Pilar MPR RI.
“Menuju era keterbukaan dan digital yang semakin mengglobal sangat penting pemuda kita punya kepribadian dan nasionalisme yang kuat agar tidak terombang-ambing oleh dinamisasi perubahan. Jika pemuda kita terus menjaga, memegang teguh dan mengamalkan nilai-nilai luhur bangsa maka Indonesia akan terus menjadi negara besar yang disegani dunia,” pinta pendekar Persaudaraan Setia Hati Terate ini.
Didik juga mengingatkan, dalam rangka memasuki usia Indonesia yang 78 tahun ini, generasi muda harus terus menjaga keutuhan NKRI, dengan tetap menjaga persatuan dan kesatuan.
“Menjelang Pemilu 2024 ini mari kita jaga agar kontestasi politik kita bisa berjalan secara adil dan demokratis. Jangan mudah diprovokasi dan di adu domba. Mari kita lawan segala bentuk politik kotor yang terus menebar hoax, kedengkian, kebencian dan fitnah,” pungkas Didik.
( Ahmad Fauzi)


