Surabaya – harianjatim.com Nusa Bakti Indonesia (NBI) dikabarkan akan segera merealisasikan program terbarunya.
Diketahui, program tersebut yakni berupa progran Bedol Santri.
Sebagai informasi, Bedol Santri yakni suatu program dengan mendatangkan putra-putri dari Indonesia bagian timur untuk dimasukkan ke dalam pondok pesantren di beberapa pesantren di Jawa Timur.
Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Ketua Umum NBI, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy, Sabtu (5/8).
Pria yang akrab disapa Gus Lilur tersebut mengungkapkan, bahwa untuk saat ini pihaknya akan memondokkan 297 putra-putri dari daerah Indonesia Timur yang meliputi dari Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku dan Papua.
“Dan saat ini kita akan memulai 99 dari NTT, target bulan Agustus 297 sudah akan terealisasi semua,” ungkapnya pada media usai acara rapat Tim Filantropi NBI di. Hotel Sheraton Surabaya.
Lebih lanjut, Gus Lilur menuturkan, bahwa pihaknya akan mengantrakan sebanyak 99 santri yang dari NTT yang kemudian akan ditempatkan di dua Pondok Pesantren di Jatim, yakni 50 di Ponpes Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang dan 49 santri di Ponpes Al-Aziziyah Denanyar Jombang.
“Mohon doa pada masyarakat Indonesia Timur, mudah-mudahan apa yang dilakukan oleh NBI kedepan berfaedah untuk syiar Islam di Indonesia Timur dan bisa meningkatkan kecerdasan masyarakat dan pribadi-pribadi yang kita bawa untuk kita didik di beberapa pesantren di Jawa Timur dari Indonesia Timur,” pungkasnya.
Dalam keterangan lain, Miftahul Ulum, Ketua Tim Filantropi NBI menjelaskan, bahwa pihaknya hari ini menggelar rapat untuk mempersiapkan penyambutan 99 adik-adik yang dari NTT.
“Saat ini tim NBI, Kiai Rakhmad Zailani Kiki sudah berada di NTT untuk mempersiapkan keberangkatan adik-adik yang akan di mondokkan di Jawa Timur,” katanya.
Pria yang akrab disapa Cak Ulum tersebut mengatakan bahwa sesampainya di Surabaya, nantinya akan ditampung antara satu dua hari sambil melakukan persiapan, dan nantinya akan diantarkan untuk mondok di dua pondok tersebut.
“Untuk biaya dari awal pemberangkatan dan biaya pendidikan dan biaya selama di Ponpes, semuanya ditanggung oleh NBI,” ujarnya.


