Lembaga Ini Salurkan Ribuan Liter Air Bersih untuk Warga Palestina

  • Bagikan

Surabaya-harianjatim.com. Aksi zionis memblokade pasokan listrik dan air bersih membuat krisis kemanusiaan di Palestina semakin parah, termasuk krisis air bersih.

Blokade tersebut menyebabkan warga Palestina sulit memgelola limbah sanitasi. Apalagi sesudah pemadaman listrik di Gaza, seluruh pabrik desalinasi ditutup. Demikian juga dengan tempat pengelolahan air limbah. Hal tersebut mengakibatkan seluruh wilayah Gaza tidak memiliki air yang mengalir.

Michael Talhami, Penasihat strategis Komite Internasional Palang Merah, mengungkapkan warga Palestina sedang diintai berbagai penyakit menular akibat aksi kekejaman zionis. “Biasanya jenis penyakit menular yang diperkirakan akan terjadi dalam kondisi seperti ini, antara lain kolera, diare, hepatitis A, dan tipus,” kata Talhami dilansir dari The National News pada Selasa, 7 November 2023.

Sekitar 1.4 juta orang meninggalkan rumah mereka menuju kamp pengungsian untuk melindungi diri. Situasi kamp pengungsian di Gaza yang penuh dan sesak memperparah kondisi sanitasi di sana. Jika situasi terus berlanjut akan terjadi wabah penyakit yang menular. Selain itu, pasokan air bersih yang langka membuat warga Palestina terpaksa mencuci pakaian menggunakan air laut. Bahkan, untuk makan dan minum mereka menggunakan air tanah yang sebenarnya kotor dan tidak layan dikonsumsi.

Menanggapi kondisi tersebut, LMI menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Palestina. Bantuan tersebut berupa 3500 liter air bersih yang disalurkan di kamp pengungsian Unrwa, Gaza Selatan, pada Rabu (1/11/2023). Agung Wicaksono, Direktur Utama LMI, menyampaikan bantuan ini merupakan bantuan keempat yang berhasil LMI salurkan ke Palestina.

“Alhamdulillah, LMI hadir menjadi secercah harapan dengan memberikan bantuan air bersih untuk warga Palestina. Semoga air ini dapat memberikan kebermanfaatan bagi kehidupan warga Gaza, Palestina,” ujar Awie, sapaan akrabnya.

Sementara itu, rasa syukur dan terima kasih kepada LMI diucapkan oleh salah satu pengungsi yang sedang mengantre di lokasi penyaluran air bersih.

“Kami berterima kasih kepada Yayasan Lembaga Manajemen Infaq Indonesia atas dukungannya dalam program distribusi air bersih yang membantu kamp pengungsian UNRWA yang menampung ribuan orang yang membutuhkan. Kami berharap agar LMI dapat memberikan dukungan lebih banyak kepada para pengungsi yang membutuhkan bantuan ini,” tutup salah satu pengungsi. (tfq)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90
Verified by MonsterInsights
essential tools for website and social media. Booking todo incluido ofertas al caribe.