banner 728x90

Satpol PP Bersama Tim Gabungan Gagalkan Pengiriman Rokok Ilegal Via Jasa Ekspedisi

  • Bagikan
Tim gabungan saat menggagalkan pengiriman rokok ilegal melalui jasa ekpedisi. (foto: ist).

Reporter: harianjatim

Sumenep-harianjatim.com. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumenep bersama tim gabungan berhasil menggagalkan pengiriman rokok ilegal keluar pulau madura melalui jasa ekspedisi.

banner 728x90

“Kemarin tim menemukan rokok ilegal yang hendak dikirim via ekspedisi ke sejumlah daerah. Tim langsung mengamankan rokok tersebut,” kata Kepala Satpol PP Sumenep Ach. Laili Maulidy.

Jumlah rokok yang akan dikirim kata dia relatif banyak, yakni dua kardus ukuran besar dengan berbagai merek rokok.

Baca Juga :  Sopir Angkutan Umum di Terminal Arya Wiraraja Dites Urine

Tim gabungan yang terdiri dari Bea Cukai Madura, Satpol PP Kabupaten Sumenep, TNI, Polri dan Kejaksaan Negeri (Kejari) menemukan rokok ilegal itu di salah satu ekspedisi di Kecamatan Kota Sumenep.

Namun sayangnya, pengirim rokok tanpa cukai itu tidak bisa dilacak karena menggunakan nama dan alamat palsu. Tim hanya memberi peringatan kepada sejumlah ekspedisi agar lebih teliti terhadap barang yang hendak di kirim ke luar daerah.

Baca Juga :  Dukung Penyelenggaraan Mudik Lancar, Perumnas Berangkatkan 5 Armada Bus di Tahun ini

“Mungkin mereka sudah tahu resikonya jika ketahuan sehingga memasang nama dan alamat pengirim palsu,” ucapnya.

Sedangkan rokok yang berhasil diamankan tersebut, lanjutnya, langsung diamankan oleh pihak bea dan cukai Madura sebagai barang bukti. Sebab, tim daerah tidak mempunyai kewenangan untuk menindaklanjuti, hanya sebatas mendampingi pihak bea cukai.

“Rokok yang berhasil diamankan itu dibawa oleh bea cukai. Nantinya akan dimusnahkan oleh bea cukai setelah melalui proses lanjutan,” katanya.

Baca Juga :  Ketua Bayangkari dan Kapolres Naik Vespa Sapa Warga Sumenep

Pihaknya mengaku, selama tim turun kelapangan dalam rangka penyitaan rokok ilegal sebanyak 15 kali selama tiga bulan yakni sejak bulan September, Oktober dan November 2023.

“Selama tiga bulan, tiap bulannya tim mendatangi lima kecamatan dengan tujuan yang ditentukan langsung oleh bea cukai,” jelas dia.


Ikuti informasi terkini melalui harianjatim.com.

(red)

banner 336x280
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 336x280