Kakanwil Kemenag Jatim: Haji 2024, Embarkasi Surabaya Sistem Fast Track

  • Bagikan

harianjatim.com- Surabaya.Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Husnul Maram menyatakan pelaksanaan ibadah haji tahun ini Embarkasi Surabaya sudah fast track. “Begitu jemaah haji tiba di tanah suci, sudah tidak lagi diperiksa apa-apa, tinggal naik bus dan langsung ke hotel,” ulasnya saat menutup acara Bimbingan Teknis Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Kloter Embarkasi Surabaya, Terintegrasi dengan Kementerian Kesehatan di Asrama Haji Surabaya sehari lalu.

Menurutnya ada tiga fast track yang diterapkan di Indonesia yakni Embarkasi Jakarta, Solo dan Surabaya. “Hal ini menguntungkan banyak pihak, selain jemaah juga petugas,” ungkapnya.

Dirinya sangat yakin 530 peserta calon petugas haji bisa lolos dan bisa mendampingi jemaah haji tahun 2024.
“Saya yakin seluruh peserta bimtek lulus dan lolos berangkat bertugas mendampingi jemaah haji tahun ini, bahkan insyaallah Embarkasi Surabaya akan bertambah lagi kloternya,” ujarnya disambut tepuk tangan riuh peserta.

Ia melanjutkan suksesnya petugas haji itu ketika sukses melayani jemaah. “Walaupun petugas nanti banyak standby di hotel untuk melayani jemaah namun pahalanya insyaallah lebih banyak daripada yang beribadah di Baitullah,” sambungnya.

Pria jebolan Uinsa ini mengatakan petugas haji Indonesia setiap tahunnya mendapat predikat terbaik. “Pertahankan itu, lakukan laporan secara rutin, beli paketan yang mendukung walaupun sedikit mahal, biar bisa cepat, dan yang lebih penting selalu disiplin, baik disiplin ucapan, tingkah laku, sikap dan disiplin selalu memakai seragam petugas,” paparnya. Ia meminta calon petugas untuk bisa melayani seluruh jemaah haji. “Tidak hanya jemaah haji Jawa Timur tapi jemaah haji seluruh Indonesia yang membutuhkan bantuan,” imbuhnya.

Tak lupa pria berpenampilan kalem ini meminta calon petugas haji untuk tetap istighfar dan memperbanyak membaca sholawat nabi agar diberikan kemudahan.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur Abdul Haris menyampaikan, semua peserta aktif baik saat menerima materi dari narasumber ataupun saat diskusi. “Peserta juga namak puas dengan pelayanan yang diberikan panitia, termasuk layanan konsumsi yang disajikan prasmanan dan bersifat terbatas,” ujarnya disambut gelak tawa peserta. Ia menyebutkan peserta tidak hanya dari Jawa Timur, namun juga dari Bali dan NTT.

Dihubungi terpisah Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Tuban Ashabul Yamin yang juga sebagai peserta menjelaskan dari Kabupaten Tuban yang mengikuti bimtek 14 orang. “Enam orang Ketua Kloter dan Pembimbing Ibadah serta 8 orang dari tenaga kesehatan, dan kami di sini selama 10 hari mulai tanggal 29 Pebruari sampai 9 Maret,” tuturnya Minggu, (10/3/2024) via telepon.

Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kepala Bidang PHU Kanwil Kemenag Provinsi Bali
Muhammad Nasihuddin, Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Jawa Timur yang diwakili
drg. Sulfy Dwi Anggraeni, Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi Surabaya Gartaman dan seluruh fasilitator baik dari Kementerian Agama ataupun Kementerian Kesehatan. Kesan dan pesan peserta disampaikan oleh Pembimbing Ibadah Haji Kloter dari Kabupaten Probolinggo Sholehudin. “Dalam kesempatan tersebut juga dibacakan ikrar petugas haji,” pungkasnya. (fa/lai)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90
Verified by MonsterInsights
Bienvenido a la sección dedicada a cayo santa maria :. The cookie is updated every time data is sent to the google analytics server.