Oleh Gembala Dr. A.G Socratez Yoman
“Berbahagialah mereka yang mrmbawa damai karena mereka akan disebut anak-anak Allah” (Matius 5:9).
Saya melihat, menonton dan membaca serta mengikuti dari berbagai media sosial dan dari proses kampanye sampai proses pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara Ulang (the polling booth), pendukung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Matius D. Fakhiri (MDF) dan Aryoko A.F. Rumaropen (ALFARO) atau popular dengan panggilan MARI-YO lebih sejuk, tenang, teduh dan damai.
Kesan personal atau pribadi saya, ini pencerminan dari orang-orang yang berkarakter Yesus Kristus yang mencintai Tuhan dan mencintai sesamanya. Walaupun, MDF berkeyakinan atau beragama Islam.
Kesan personal saya bahwa MARI-YO dan para pendukungnya adalah orang-orang terdidik dan berilmu (dong dua ini tra kosong) yang menempatkan segala sesuatu dengan proporsional dan profesional dalam melihat realitas dinamika politik. Artinya, MARI-YO dan pendukungnya tidak omong sembarangan atau membawa-bawa atribut agama dan juga atribut lainnya.
“Pesan-pesan kampanye politik MARI-YO bernafaskan atau spirit kedamaian, solidaritas, persatuan dan mengayomi semua orang”.
Saya mengamati dan menilai MARI-YO dan pendukungnya sungguh-sungguh mewartakan kedamaian, kesejukan dan kenyamanan untuk rakyat Papua. Boleh dikatakan Mariyo adalah bapak-bapak pemersatu rakyat Papua.
“Lihatlah! Di atas gunung-gunung berjalan orang yang membawa berita, yang mengabarkan berita damai sejahtera” (Nahum 1:15).
MARI-YO sudah berkhotbah atau demo kehidupan mereka yang sejuk, teduh, rendah hati dan damai dimata publik rakyat Papua dan Indonesia. Fakta bahwa MARI-YO terlihat berjiwa Gembala seperti Kitab yang terbuka dibaca orang banyak.
MDF dan ALFARO tidak perlu berkhotbah panjang lebar di mimbar–mimbar gereja atau podium-podium mesjid dengan tumpukan ayat-ayat Alkitab dan Al-quran, tapi cukup dengan Senyum dan Sapa yang tulus dan murni dari hati.
Karena itu, “Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situ terpancar kehidupan” (Amsal 4:23).
MARI-YO berkhotbahlah atau berdemolah dengan senyum dan kasih yang tulus. Berkatalah yang jujur dan benar untuk semua orang. Ampunilah mereka yang menghina dan merendahkanmu.
Ingatlah! Badai lautan pasti teduh kembali. Angin ribut pasti reda. Hujan es batu akan berhenti.
Terang mata hari, terang bulan, terang bintang-bintang tetap abadi dan milik Tuhan dan milik kita. Mata hari tidak pernah mengantikan posisi bulan atau bintang dan sebaliknya. Mereka tetap abadi dalam posisi mereka.
MDF-ALFARO ampunilah mereka, senyumlah dari hati untuk mereka dan kasihilah mereka.
MARI-YO dan BTM-CK adalah anak-anak Tuhan, anak-anak asli Papua. Kamu berempat orang-orang hebat. Dari kamu berempat sebagai pemberian Tuhan bagi rakyat Papua.
Kita hargai, hormati dan dukung siapa yang terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua periode 2025-2030.
Dengan jujur, saya sampaikan bahwa dukungan saya kepada pasangan MARI-YO adalah secara personal bukan sebagai Presiden Persekutuan Gereja-gereja Baptis West Papua (PGBWP).
Akhir kata, saya sampaikan selamat kepada MARI-YO untuk terpilihnya sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua periode 2025-2030.
*Penulis Adalah Presiden Persekutuan Gereja-gereja Baptis West Papua (PGBWP)


