Reporter: harianjatim
Surabaya-harianjatim.com. Pelatihan Manajemen Reputasi Organisasi Zona I untuk wilayah Indonesia Timur digelar Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melalui Pusat Syiar Digital Organisasi.
Pelatihan dengan tema “Manajemen Reputasi Digital Organisasi : Membangun Reputasi Muhammadiyah Berbasis Nilai dan Kinerja” digelar di Makassar pada Jumat-Ahad 15-17 Agustus 2025 ini diikuti puluhan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan Amal Usaha Muhammadiyah di kawasan Indonesia timur.
Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muhammad Sayuti mengatakan, di Indonesia amal usaha Muhammadiyah terus berkembang melayani umat, baik secara kuantitas maupun kualitas.
“Pilihan Ahmad Dahlan untuk mengelola Muhammadiyah dalam wujud organisai terstruktur dan rapi menjadi salah satu kunci capaian Muhammadiyah sampai saat ini,” ujarnya, sebagaimana rilis yang diterima media ini di Surabaya, Minggu,
Menueutnya, Muhammadiyah merupakan organisasi yang memiliki reputasi tinggi, karena dikelola dengan amanah. Menjadi kewajiban segenap pimpinan dan anggota Muhammadiyah untuk terus menjaga reputasi organisasi, baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Hal ini terbukti dengan keberhasilan Muhammadiyah membangun sekolah di Australia, dan perguruan tinggi di Malaysia.
Sayuti menambahkan sebagai warga Muhammadiyah maka perlu menjaga reputasi organisasi agar tidak menurun, jangan sampai ada ranting atau amal usaha yang tutup. Kegiatan Muhammadiyah di semua tingkatan perlu dikelola dan disyiarkan melalui media digital.
“Reputasi Muhammadiyah terbukti dengan keberhasilan Muhammadiyah membangun sekolah di Australia, dan membangun perguruan tinggi di Malaysia. Di Australia, pemerintah Australia sangat mendukung pendirian sekolah oleh Muhammadiyah,” jelas dia.
Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari ini ini ditujukan untuk meningkatkan reputasi digital organisasi. Hal ini didasari pada disrupsi informasi yang kini banyak berbasis digital. Selama pelatihan, para peserta diajak untuk melakukan praktek dalam analisis, perencanaan, produksi, dan evaluasi konten media digital yang dimiliki.
Para peserta tampak sangat antusias mendapatkan materi dari para fasilitator dari Pusat Syiar Digital Muhammadiyah, dan Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.
Simak berita terbaru dan kabar terbaru melalui Google News harianjatim.com. Atau melalui aplikasi HarianjatimCom
(rls/red)


