700 Pemuda Ikuti “Pelatihan Kewirausahaan Pemuda Nasional” Kolaborasi Kemenpora & FKP: Mencetak Generasi Tangguh Menuju Indonesia Emas 2045

  • Bagikan

JAKARTA – Sebanyak lebih dari 700 pemuda berusia 16 hingga 30 tahun dari berbagai daerah di Indonesia antusias mengikuti Pelatihan Kewirausahaan Pemuda Nasional 2025 yang digelar secara daring pada 20, 21, 27, dan 28 Agustus 2025. Kegiatan bertema “Mencetak Wirausaha Digital yang Adaptif & Berdaya Saing” ini lahir dari kolaborasi strategis antara Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (KEMENPORA RI) melalui Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan bersama Dewan Pengurus Pusat Forum Kewirausahaan Pemuda (DPP FKP).

Program ini menjadi wujud nyata implementasi kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kapasitas wirausaha muda sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan, Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2011 tentang Pengembangan Kewirausahaan dan Kepeloporan Pemuda serta Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga Nomor 1 Tahun 2023 tentang Peningkatan Daya Saing Kewirausahaan Pemuda di Daerah. Antusiasme ratusan peserta yang sudah memiliki usaha aktif mencerminkan kesadaran generasi muda akan pentingnya literasi digital, inovasi dan daya saing global.

Acara dibuka oleh Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan KEMENPORA RI, Dr. Drs. Yohan, M.Si, yang menegaskan bahwa pemuda adalah aktor utama dalam mengelola bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045. Dalam sambutannya, Yohan menekankan perlunya keberanian pemuda untuk adaptif, kreatif dan memiliki growth mindset. “Kekuatan bangsa di masa depan terletak pada knowledge economy, digital economy dan creative economy. Kunci keberhasilan ada di tangan pemuda melalui keberanian, kreativitas dan konsistensi untuk terus tumbuh. Teruslah berkarya, berinovasi dan menjadi inspirasi bagi Indonesia,” ungkapnya.

Ketua Umum DPP FKP, Juni Kuswanto, juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh KEMENPORA RI. Menurutnya, FKP berkomitmen menjadi agent of change dalam melahirkan wirausaha muda yang kompetitif dan berdaya tahan. “Pelatihan ini adalah tonggak awal untuk membangun jejaring, berkolaborasi dan mengembangkan wirausaha muda yang berkontribusi nyata bagi bangsa,” ujarnya.

Selama empat hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembelajaran intensif melalui 12 modul strategis yang mencakup penyusunan business plan, pengembangan produk, branding, analisis pasar, pemasaran digital, manajemen keuangan UMKM, produksi dan operasional, manajemen SDM, pengembangan jaringan, legalitas usaha, bisnis berkelanjutan hingga persiapan pitching. Narasumber berasal dari kementerian, praktisi, hingga wirausaha muda sukses dengan dinamika kelas dipandu oleh moderator Inda Hudira sehingga menghadirkan pengalaman belajar yang interaktif dan aplikatif.

Sebagai puncak kegiatan, pada hari terakhir peserta terpilih menampilkan pitching bisnis untuk mempresentasikan ide usaha mereka. Sesi ini dilanjutkan dengan talk show bersama para tokoh, di antaranya Ibu A.H Novieta (Sekretaris Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM RI) yang mewakili Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM RI, Dr. Anggara Hayun Anujuprana, ST., MT. (Direktur Pengembangan Akses Pendanaan, Pembiayaan dan Investasi Kementerian Ekonomi Kreatif RI), serta perwakilan Komisi X DPR RI, Rijal Aminullah, yang hadir mewakili Bapak H. Ali Zamroni, S.Sos, M.AP. Kehadiran para pemangku kepentingan ini memperkaya perspektif peserta tentang ekosistem kewirausahaan nasional dan peluang kolaborasi lintas sektor.

Kegiatan resmi ditutup oleh Muhammad Adsan, S.IP selaku Asisten Deputi Bina Kepemudaan Badan Usaha & Swasta KEMENPORA RI yang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada peserta dan penyelenggara. “Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini. Semoga pelatihan tahun ini menjadi inspirasi dan langkah awal untuk menghadirkan program serupa di tahun-tahun mendatang dengan dampak yang lebih besar bagi pemuda Indonesia,” pungkasnya.

Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini juga tidak lepas dari peran panitia nasional, yaitu Mochamad Nuruddin, Rendika Rezky, Poppy Purnama Sari, Khoir Ilmuan, Halimah Adelia, Iqbal Zainal serta dukungan teknis HN Multimedia. Dengan sinergi yang terbangun, kegiatan dapat berlangsung secara terorganisir, interaktif dan memberikan pengalaman belajar yang berkesan bagi para peserta yang mewakili seluruh daerah Indonesia.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90
Verified by MonsterInsights
Booking todo incluido ofertas al caribe. Essential tools for website and social media.