Raditya Adi Rilis Mini Album “Orang Miskin”: Suara untuk yang Tak Terdengar

  • Bagikan
Raditya Adi (foto for harianjatim.com)

Reporter: harianjatim

Lampung-harianjatim.com. Musisi independen Raditya Adi merilis mini album terbarunya yang diberi judul “Orang Miskin”, Rabu (22/10/2025). Lewat empat lagu dalam album ini, Raditya nggak cuma ingin menghibur, tapi juga bercerita tentang realita yang banyak orang rasakan, tapi jarang dibicarakan.

Album ini berisi empat lagu diantaranya,  berjudul Orang Miskin, Nasib Orang Susah, Aku Mencintaimu dan Tra Bahagia.

Dari judulnya saja, kamu mungkin sudah bisa menebak: ini bukan album yang isinya soal cinta manis, mimpi tinggi, atau pesta. Raditya justru memilih bicara tentang kemiskinan, tekanan hidup, sampai cinta yang sederhana tapi dalam.

Suara Orang Kecil

Saat kami ngobrol lewat pesan, Raditya bilang lagu-lagunya terinspirasi dari banyak cerita di sekitarnya. Tentang orang-orang yang hidup dalam tekanan ekonomi, yang tetap berjuang meski dunia nggak selalu berpihak.

“Saya cuma ingin mereka didengar. Lewat musik, saya coba suarakan yang sering nggak kelihatan,” kata Raditya.


Lagu Orang Miskin, misalnya, menggambarkan kerasnya hidup dalam keterbatasan. Nggak mengeluh, tapi juga nggak memaksa untuk dimaklumi. Cuma ingin jujur: jadi orang miskin itu berat, dan sistem kadang nggak adil.

Nasib Orang Susah lanjut bercerita soal kelelahan yang nggak kelihatan. Sementara itu, Aku Mencintaimu jadi satu-satunya lagu yang lebih personal. Tapi bukan cinta ala drama romantis — ini cinta yang tumbuh di tengah kekurangan.

Lagu terakhir, Tra Bahagia, jadi penutup yang bikin diam. Lagu ini ditulis dalam dialek Indonesia Timur, dan bercerita tentang seseorang yang merasa asing di dunia yang harusnya jadi rumahnya.

Sederhana, Tapi Ngena

Raditya menggarap album ini secara independen. Mulai dari nulis lagu, produksi, sampai mixing, semuanya dia kerjakan sendiri. Musiknya pun nggak muluk-muluk — gitar akustik, vokal tanpa banyak efek, dan suasana yang dibiarkan mentah.

Hasilnya? Album yang jujur. Nggak dibuat untuk viral, tapi dibuat karena memang harus diceritakan.

Meski baru dirilis secara digital, album ini mulai dapat banyak respons dari pendengar. Beberapa menyebut lagu-lagu Raditya sebagai “tamparan lembut” yang bikin mikir. Nggak sedikit juga yang merasa relate karena pernah atau sedang ada di posisi yang sama.

Tentang Bertahan

Buat Raditya, Orang Miskin bukan proyek ambisius. Ia cuma ingin bercerita, tentang mereka yang sering harus diam. Tentang orang-orang yang tetap bertahan, walau hidup nggak selalu baik-baik saja.

“Saya nggak menawarkan solusi. Tapi kalau lagu ini bisa bikin orang merasa nggak sendirian, itu sudah cukup,” ujarnya.

Penulis: Yulii


Simak berita terbaru dan kabar terbaru melalui Google News harianjatim.comAtau melalui aplikasi HarianjatimCom

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90
Verified by MonsterInsights
For websites and social media. punta cana : lujo, aventura y las playas más vibrantes.