Poktan Padi Mas Sukses Kembangkan Budidaya Bawang Merah di Luar Musim Berkat Program Upland

  • Bagikan
Petugas saat melakukan pengubinan hasil budidaya bawang merah yang dilakukan oleh Poktan Padi Mas melalui program Upland tahun 2025. (foto: for harianjatim)

Reporter: harianjatim

Sumenep-harianjatim.com. Menanam bawang merah di luar musim umumnya akan memiliki kendala yang berpotensi menyebabkan gagal panen. Akan tetapi, dengan penerapan teknologi budidaya yang tepat, bawang merah yang dihasilkan saat musim hujan bisa menandingi bawang merah yang ditanam ketika musim kemarau.

Seperti yang dilakukan oleh Kelompok Tani (Poktan) Padi Mas, Desa Ketawang Laok, Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep. Meski dilakukan saat musim penghujan, bisa menghasilkan kualitas bawang merah yang cukup bagus dan memuaskan.

Alhamdulillah kualitas produksi bawang merah yang dikembangkan oleh Poktan Padi Mas ini cukup bagus meski di luar musim tanam,” kata Ketua Poktan Padi Mas, H. Herman.

Musim tanam bawang merah di Indonesia umumnya dilakukan pada akhir musim hujan atau awal musim kemarau, yaitu sekitar bulan Maret hingga bulan Juni atau bulan Juli. Sementara Poktan Padi Mas melakukan awal tanam bersamaan awal musim penghujan.

H. Herma mengatakan, suksesnya hasil produksi itu tidak lepas dari bimbingan dan arahan yang dilakukan oleh pemerintah melalui progam The Development of Integrated System in Uplnad Areas Project (UPLAND).

“Kami sangat berterimakasih kepada Bapak Menteri Pertanian, Bupati Sumenep, Kadis Pertanian Sumenep serta Korluh, PPL dan Fasdes yang telah mempercayai Poktan yang sedang kami bina saat ini untuk mengembangkan budi daya bawang merah ini,” katanya.

Awalnya kata dia sejumlah Poktan di Sumenep psimis mengelola program Upland dengan alasan diluar masa tanam. Diketahui kulitas produksi bawang merah itu setelah dilakukan pengubinan atau teselasi oleh petugas baru-baru ini.

“Namun dengan tekat yang bulat membuktikan bahwa dengan usaha yang maksimal dan munajat yang bersambung bisa menjadi bukti bahwa rizki tidak bisa di logikan. Alhamdulillah kami berhasil memproduksi bawang merah dengan kualitas yang cukup bagus,” jelas dia.

Suksesnya budidaya ini sambung dia, menjadi bukti kinerja Dinas Pertanian dan BPP Guluk-Guluk sangat baik, utamanya dalam upaya mendongkrak perekonomian petani yang berkelanjutan, sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional sesuai Asta Cita Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Dan kami berharap dengan suksesnya penanaman budidaya di KT padi mas khususnya, dan KT yang berada dalam naungan BPP Guluk-guluk Sumenep, pemerintah pusat bisa melanjutkan program Upland di Kabupaten sumenep tercinta ini,” ungkap dia.


Simak berita terbaru dan kabar terbaru melalui Google News harianjatim.comAtau melalui aplikasi HarianjatimCom dan saluran Harian Jatim di WhatsApp

(jd/red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90
Verified by MonsterInsights
Viajes a punta cana. earn money recurring online by referring others — completely free and simple to use on websites and social media. Explore the depths… proffound fistival.