Pendapatan Negara di Jawa Timur Tembus Rp253,32 Triliun

  • Bagikan
Kantor Gubernur Jawa Timur. (foto: ist)

Reporter: harianjatim

Surabaya-harianjatim.com. Sepanjang tahun 2025, perolehan pendapatan negara di Provinsi Jawa Timur menunjukkan capaian yang positif. Hingga 31 Desember 2025, realisasi pendapatan negara regional Jawa Timur tercatat menyentuh nominal Rp253,32 triliun atau sebesar 88,97% dari target dalam APBN sebesar Rp284,72 triliun.

“Realisasi pendapatan negara di Jawa Timur mencapai Rp253,32 triliun atau 88,97 persen dari target Rp284,72 triliun.” kata Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur, Direktorat Jenderal Perbendaharaan Syaiful Islam, baru-baru ini.

Menurutnya, akumulasi tersebut mengalami surplus anggaran sebesar Rp126,88 triliun. Surplus ini terjadi karena realisasi pendapatan negara yang lebih tinggi dibandingkan belanja negara.

Pendapatan tersebut terdiri dari penerimaan perpajakan sebesar Rp244,61 triliun atau 87,60 persen dari target Rp279,24 triliun dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang melampaui target dengan capaian Rp8,71 triliun atau 158,95 persen dari target Rp5,48 triliun.

Penerimaan perpajakan meliputi penerimaan pajak pada Direktorat Jenderal Pajak sebesar Rp109,90 triliun atau 85,54 persen dari target Rp128,48 triliun, serta penerimaan kepabeanan dan cukai pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sebesar Rp134,70 triliun atau 89,35 persen dari target Rp150,75 triliun.

Sementara itu, realisasi belanja negara hingga Desember 2025 tercatat Rp126,44 triliun atau 96,98 persen dari pagu. Belanja tersebut terdiri dari Belanja Kementerian/Lembaga sebesar Rp44,39 triliun dan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp82,04 triliun.

Dengan capaian tersebut, APBN Jawa Timur menunjukkan kinerja fiskal yang solid dan berkelanjutan sepanjang tahun 2025.

“Ini akan Kita pertahankan di tahun 2026. Selain itu, di tahun ini jiga Belanja akan tetap diarahkan pada Program Prioritas Nasional,” ujar dia. 

Belanja pemerintah pusat diarahkan pada layanan dasar, meliputi Belanja Pegawai Rp25,43 triliun, Belanja Barang Rp12,88 triliun, Belanja Modal Rp5,94 triliun, dan Belanja Bantuan Sosial Rp138,58 miliar.

Belanja kesehatan mencapai Rp2,99 triliun, sedangkan belanja pendidikan terealisasi Rp13,68 triliun.

Realisasi Transfer ke Daerah mencapai Rp82,05 triliun, terdiri dari DBH Rp12,98 triliun, DAU Rp43,22 triliun, DAK Fisik Rp791,33 miliar, DAK Non Fisik Rp16,97 triliun, Dana Insentif Fiskal Rp610,93 miliar, dan Dana Desa Rp7,48 triliun.

APBN Jawa Timur juga mendukung program prioritas nasional. Program Makan Bergizi Gratis menjangkau 7,20 juta penerima manfaat dengan anggaran Rp1,62 triliun, sementara Pemeriksaan Kesehatan Gratis mencatat 13.286.214 pendaftar dan 12.900.473 kehadiran, menempatkan Jawa Timur di peringkat kedua nasional.


Simak berita terbaru dan kabar terbaru melalui Google News harianjatim.com dan Saluran WhatsApp. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi Harianjatim.com.

Download sekarang!.

(RRI/red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90
Verified by MonsterInsights
For websites and social media. Cancún : el paraíso maya de playas y vida nocturna. (bitte überprüfe deine e mail adresse noch einmal, bevor du fortfährst.