Reporter: harianjatim
Sumenep-harianjatim.com. Anggota Komisi II DPRD Sumenep, Masdawi meminta untuk mematangkan perencanaan bisnis yang akan dikelola oleh Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Merah Putih (KDMP) kedepan.
“Perencanaan bisnis harus matang dan memiliki prospek yang jelas,” kata Masdawi.
Saat ini pembangun KDKMP di Sumenep mulai dilakukan pembangunan. Terdapat sekitar 136 gedung KDMP yang tersebar di 27 kecamatan di Kabupaten Sumenep telah dibangun.
Menurutnya, perencanaan bisnis perlu disusun secara matang sejak awal, bahkan sebelum pembangunan gedung selesai. Hal ini penting agar koperasi dapat langsung beroperasi secara optimal.
Masdawi menilai bahwa kesiapan perencanaan usaha merupakan faktor utama dalam menentukan keberhasilan KDMP. Ia menekankan agar koperasi tidak hanya memiliki bangunan fisik, tetapi juga aktivitas ekonomi yang berkelanjutan.
“Pengurus harus memahami sejak awal jenis usaha yang akan dijalankan. Jangan sampai setelah gedung selesai dibangun, pengurus masih mengalami kesulitan dalam menjalankan usaha. Keberadaan gedung akan menjadi sia-sia jika tidak didukung perencanaan yang jelas,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar KDMP tidak mengalami kegagalan seperti yang pernah terjadi pada Koperasi Unit Desa (KUD), yang banyak berhenti beroperasi akibat lemahnya perencanaan.
“Ketika fasilitas telah siap, pengurus harus segera menjalankan kegiatan usaha. Pengalaman KUD harus menjadi pelajaran agar tidak terulang kembali,” imbuhnya.
Selain itu, Masdawi menekankan bahwa operasional KDMP perlu memperhatikan keberadaan pelaku usaha perorangan yang telah lebih dahulu beroperasi, sehingga tidak menimbulkan dampak negatif terhadap usaha masyarakat setempat.
Simak berita terbaru dan kabar terbaru melalui Google News harianjatim.com dan Saluran WhatsApp. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi Harianjatim.com.
(red)


