|| Penulis: Lisa Riyanti*
Sastra anak bukan sekadar bacaan pengantar tidur atau hiburan sederhana bagi anak-anak. Lebih dari itu, sastra anak memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kepribadian sejak usia dini. Melalui cerita yang dekat dengan dunia anak, nilai-nilai kehidupan dapat disampaikan dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami.
Sastra anak merupakan karya sastra yang disusun sesuai dengan kebutuhan, perkembangan, dan cara berpikir anak. Bentuknya beragam, mulai dari dongeng, cerita rakyat, fabel, puisi, cerita bergambar, hingga novel sederhana. Bahasa yang digunakan biasanya ringan, alurnya menarik, dan tokohnya dekat dengan kehidupan sehari-hari anak. Karena itulah, sastra anak menjadi media yang efektif dalam menyampaikan pesan moral dan pendidikan karakter.
Pembentukan karakter perlu dimulai sejak dini karena masa anak-anak merupakan tahap penting dalam perkembangan kepribadian seseorang. Pada usia tersebut, anak cenderung mudah meniru apa yang dilihat, didengar, dan dirasakan. Oleh sebab itu, cerita yang mereka baca ataupun dengarkan dapat memberikan pengaruh besar terhadap pola pikir dan perilaku mereka di kemudian hari.
Salah satu peran utama sastra anak adalah mengajarkan perilaku positif. Melalui tokoh dan alur cerita, anak dapat mengenal nilai-nilai seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, dan sikap menghormati orang lain. Tokoh yang bersikap jujur biasanya digambarkan memperoleh kepercayaan, sedangkan tokoh yang suka berbohong akan menerima konsekuensi dari tindakannya. Dari situ, anak belajar memahami bahwa setiap perilaku memiliki dampak dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, sastra anak juga membantu menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial. Banyak cerita anak mengangkat tema persahabatan, keluarga, dan sikap tolong-menolong. Ketika membaca kisah tentang tokoh yang membantu temannya atau keluarga yang saling mendukung, anak belajar memahami perasaan orang lain. Proses tersebut dapat membentuk sikap peduli, suka berbagi, serta menghargai sesama sejak dini.
Nilai moral dalam sastra anak juga disampaikan secara lebih alami dan tidak menggurui. Anak tidak merasa sedang dinasihati, melainkan belajar melalui pengalaman tokoh-tokoh dalam cerita. Cara penyampaian seperti ini membuat pesan moral lebih mudah diterima dan diingat oleh anak. Oleh karena itu, sastra anak menjadi salah satu sarana pendidikan karakter yang efektif dan menyenangkan.
Di tengah perkembangan teknologi dan media digital saat ini, keberadaan sastra anak tetap penting untuk dipertahankan. Anak-anak membutuhkan bacaan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mampu memberikan teladan dan nilai positif. Dengan membaca cerita yang berkualitas, anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berempati, dan memiliki karakter yang baik.
Peran orang tua dan guru juga sangat penting dalam mengenalkan sastra anak kepada anak-anak. Membacakan cerita, mengajak berdiskusi tentang isi cerita, serta memilih bacaan yang sesuai dengan usia anak dapat membantu proses pembentukan karakter berjalan lebih optimal. Lingkungan yang mendukung budaya membaca akan membuat anak lebih dekat dengan nilai-nilai positif yang terkandung dalam karya sastra.
Pada akhirnya, sastra anak bukan hanya media hiburan, melainkan sarana pendidikan yang berpengaruh besar terhadap perkembangan anak. Melalui cerita yang sederhana namun bermakna, anak belajar memahami nilai kehidupan, membangun empati, dan membentuk karakter yang baik sejak usia dini. Karena itu, pengembangan sastra anak yang berkualitas perlu terus didukung agar mampu menjadi bagian penting dalam membentuk generasi masa depan yang berakhlak dan berkepribadian baik.
||* Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Muhammadiyah Malang
Daftar Pustaka
Karakter, P. (n.d.). Abdul Rosid Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Trunojoyo Madura. 7–10.
Sastra anak dan pembentukan karakter. (n.d.). 25–40.
Simak berita terbaru dan kabar terbaru melalui Google News harianjatim.com dan Saluran WhatsApp. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi Harianjatim.com.


