Reporter: harianjatim
Sumenep-harianjatim.com. Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengajak generasi muda menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas diri, baik dalam aspek pendidikan, karakter, maupun kepedulian sosial.
Menurut Fauzi, peringatan 1 Muharram tidak hanya dimaknai sebagai pergantian tahun dalam kalender Hijriah, tetapi juga menjadi momentum refleksi untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.
“Semangat hijrah bukan hanya berpindah tempat, tetapi juga keberanian mengubah cara berpikir, cara bertindak, dan cara mempersiapkan masa depan,” kata Fauzi,
Ia mengatakan, tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini semakin kompleks seiring perkembangan teknologi dan terbukanya persaingan global. Karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu fokus pembangunan di Kabupaten Sumenep.
Menurut dia, kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga kualitas generasi yang akan melanjutkan pembangunan pada masa mendatang.
“Daerah yang maju lahir dari generasi yang memiliki kompetensi, karakter, dan integritas yang kuat,” ujar Fauzi.
Pemerintah Kabupaten Sumenep, lanjut dia, terus mendorong berbagai program di bidang pendidikan, pemberdayaan pemuda, dan pengembangan keterampilan sebagai upaya menyiapkan generasi yang mampu bersaing.
Fauzi menilai generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah. Oleh karena itu, mereka diharapkan tidak hanya menjadi penonton, melainkan terlibat aktif dalam menghadirkan gagasan dan inovasi untuk menjawab berbagai persoalan masyarakat.
“Anak muda harus berani belajar, berani berinovasi, dan mengambil peran dalam pembangunan daerah,” katanya.
Selain itu, Fauzi mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan semangat gotong royong di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Sumenep.
Menurut dia, nilai-nilai kebersamaan yang diwariskan dalam sejarah hijrah Rasulullah SAW masih relevan untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat saat ini.
“Keberagaman harus menjadi kekuatan untuk membangun daerah. Dengan persatuan dan kebersamaan, berbagai tantangan dapat dihadapi bersama,” ujar Fauzi.
Ia berharap Tahun Baru Islam 1448 Hijriah menjadi momentum bagi masyarakat untuk terus berbenah, meningkatkan kapasitas diri, dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Semangat hijrah harus diwujudkan dalam tindakan nyata melalui pendidikan, kerja keras, inovasi, dan kepedulian sosial,” kata Fauzi.
Simak berita terbaru dan kabar terbaru melalui Google News harianjatim.com. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi Harianjatim.com.


