Khofifah Lantik PW IPPNU Jatim 2026–2029, Dorong Kader Adaptif dan Berkarakter

  • Bagikan
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di acara Pelantikan PW IPPNU Jatim 2026–2029 (Dok. Ist)

Mojokerto – harianjatim.com pelantikan Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Jawa Timur masa khidmat 2026–2029, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh kader IPPNU menjadi generasi yang adaptif, menguasai perkembangan teknologi, namun tetap berpegang pada karakter yang kuat serta mampu mengambil peran strategis dalam menyongsong masa depan Nahdlatul Ulama (NU).

“Karena itu, kader IPPNU harus berpartisipasi aktif dalam menyukseskan agenda-agenda besar organisasi, termasuk Muktamar,” ujarnya usai menghadiri pelantikan PW IPPNU Jawa Timur 2026–2029 di Pondok Pesantren Nurul Islam 2, Pungging, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (25/7).

Ajakan serupa juga disampaikan Wakil Ketua PWNU Jawa Timur Bidang Kaderisasi, KH Taufiq Djalil. Ia mengimbau seluruh kader agar terus memperkuat proses kaderisasi, menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An Nahdliyah, serta menyiapkan kepemimpinan perempuan muda yang mampu menghadapi berbagai tantangan zaman.

Sementara itu, Ketua PW IPPNU Jawa Timur, Aprilia Nur Azizah, menjelaskan bahwa pelantikan yang dirangkaikan dengan Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) PW IPPNU tersebut turut dihadiri Bupati Mojokerto Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum., Wakil Bupati Mojokerto, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Mojokerto, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Dari unsur Nahdlatul Ulama yang hadir antara lain Wakil Ketua PWNU Jawa Timur KH Taufiq Djalil, Ketua PW Muslimat NU Jawa Timur, Ketua PW Fatayat NU Jawa Timur, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Islam, Ketua Pimpinan Pusat IPPNU, beserta para pengurus dan kader IPPNU dari 38 kabupaten/kota di seluruh Jawa Timur.

“Mengusung tema ‘The New Horizons’, pelantikan tahun ini dikemas dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga malam. Kegiatan diawali dengan Istighosah Kubro sebagai ikhtiar spiritual menyongsong masa khidmat baru, kemudian dilanjutkan dengan talkshow inspiratif, pemeriksaan kesehatan gratis, layanan Perpustakaan Keliling, Rapimwil bersama PC IPPNU dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur, hingga Madrasah Daiyah Pelajar sebagai wadah penguatan kapasitas kader di bidang dakwah,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Rekanita Aprilia Nur Azizah juga memperkenalkan Grand Design “The New Horizons” yang menjadi arah gerak organisasi selama tiga tahun mendatang. Grand design tersebut dibangun di atas tiga pilar utama, yakni bertumbuh, berinovasi, dan berdampak, sebagai bentuk komitmen untuk menghadirkan transformasi organisasi yang semakin progresif sekaligus relevan bagi pelajar putri Nahdlatul Ulama.

“Pelantikan dan Rapimwil PW IPPNU Jawa Timur masa khidmat 2026–2029 menjadi langkah awal kepengurusan baru dalam mewujudkan Grand Design ‘The New Horizons’. Dengan semangat bertumbuh, berinovasi, dan berdampak, PW IPPNU Jawa Timur diharapkan mampu melahirkan gerakan pelajar putri yang semakin kuat, inklusif, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan Nahdlatul Ulama,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Mojokerto Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum., menegaskan bahwa pelantikan bukan merupakan akhir dari sebuah proses, melainkan titik awal untuk menjalankan pengabdian dan kerja nyata.

Ia berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan berbagai program yang bermanfaat bagi pelajar putri sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam upaya pembangunan sumber daya manusia.

Rangkaian kegiatan juga dimeriahkan dengan penganugerahan IPPNU School Movement Award kepada pimpinan cabang terbaik sebagai bentuk apresiasi atas inovasi dan kontribusi dalam mengembangkan gerakan IPPNU di lingkungan sekolah. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur bersama jajaran Pimpinan Pusat IPPNU.

Selain itu, acara juga diisi dengan penyematan gordon kepada pimpinan komisariat di lingkungan Yayasan Pondok Pesantren Nurul Islam serta penganugerahan Tanda Juang kepada para senior IPPNU sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian mereka terhadap organisasi. (*/ippnu)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90
Nordicnodes | smarter infrastructure for digital operators.