Reporter : Junaidi
Sumenep – Harianjatim.com, Pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan, dan Petambak Garam oleh DPRD Kabupaten Sumenep menunggu hasil evaluasi Gubernur Jawa Timur.
“Masih dikonsultasikan ke Gubernur,” kata Gunaifi Syarif Arrodhy, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sumenep.
Secara giografis, Kabupaten Sumenep terdiri dari 27 kecamatan, 234 desa atau kelurahan dan 126 pulau baik yang berpenghuni maupun tidak berpenghuni. Jumlah kecamatan di daerah kepulauan terdapat 9 kecamatan sisanya berada di daerah daratan.
Mayoritas, warga yang tinggal di daerah kepulauan dan daerah pesisir berprofesi sebagai nelayan. Seperti di daerah Kecamatan Lobuk, Pragaan, Ambunten, Batang-batang dan Kecamatan Dungkek. Selain itu, masyarakat Sumenep juga ada yang berprofesi sebagai petambak garam.
Dengan begitu, keberadaan perda tersebut sangat diperlukan sebagai bentuk perlindungan atau payung hukum para nelayan dan petambak garam.
“Ketika sudah disahkan menjadi Perda, regulasi ini menjadi hadiah, khususnya untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan,” jelas dia.
Menurutnya, raperda itu nantinya akan mengatur salah satunya tentang bagaimana memberikan kepastian usaha yang berkelanjutan kepada nelayan, sikap pemerintah dalam meningkatkan kemampuan dan kapasitas nelayan dan juga mengatur mengenai langkah pemerintah dalam meningkatkan kelembagaan dalam mengelola sumber daya ikan untuk terciptanya usaha mandiri dan produktif di kalangan nelayan, serta akan mengatur tentang perlindungan hukum tentang keamanan laut bagi nelayan.
“Perda ini nantinya juga mengatir bagaimana pemerintah harus menyediakan sarana dan prasarana bagi para nelayan. Seperti sarana yang dibutuhkan nelayan untuk pengembangan usahanya,” jelas dia.
Baca Juga :
- Cetak Atlet Profesional, SonGENnep FC Gelar Turnamen Lintas Kabupaten
- Bahas Transformasi Menuju Indonesia Emas 2045: PSIB UMM Hadirkan Wali Kota Batu
- Masjid Kayu Tahun 1825 di Situbondo, Warisan Kyai Raden Mas Su’ud dan Mimpi Sejuta Masjid Dunia
- Kekerasan Militer: Wajah Buruk Negara di Papua
- Nakhodai AMDATARA, Karyanto Wibowo Siap Bawa Kemajuan bagi Industri AMDK
(Jd/Wait)


