Hampir Sebulan, Jembatan Ambrol Belum Diperbaiki

  • Bagikan
Salah satu warga saat melintasi jembatan yang ambrol. (Foto : Junaidi/harianjatim.com).

Reporter : Junaidi

Sumenep-harianjatim.com. Jembatan utama yang ambrol beberapa waktu lalu di Kecamatan Lenteng, Sumenep, Jawa Timur belum diperbaiki. Kondisi tersebut menyebabkan jalan tersebut tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.

Bahkan, pengendara roda dua harus ekstra hati-hati mengingat jembatan darurat yang menjadi perlintasan terbuat dari bambu.

“Ya harus hati-hati. Karena terbuat dari bambu,” kata Idi salah satu pengendara.

Dirinya memohon agar pemerintah daerah segera melakukan perbaikan. Karena jembatan tersebut menghubungkan warga di tiga desa, yakni desa Meddelan, Desa Cangkreng dan Desa Sendir, Kecamatan Lenteng.

“Kalau tidak segera diperbaiki, jelas sangat merugikan masyarakat,” ungkap dia.

Baca : Belum Ada Kejelasan, Warga Terpaksa Buat Jembatan Darurat

Apalagi kata dia, jembatan tersebut bersifat emergensi. Selain jelur utama, juga sudah puluhan tahun sejak dibuat hingga abmrol tidak ada perubahan.

Idi memperkirakan jembatan tersebut dibangun sekitar tahun 1992-1993. Dengan begitu, maja usia jembatan tersebut sekitar 30 tahun.

“Demi kelancaran ekonomi masyarakat kami sangat berharap segera diperbaiki,” tegasnya.

Untuk diketahui, jembatan tersebut ambrol pada Senin, (13/6/2022) lalu. Pemerintah daerah memberi bener yang bertuliskan Hati-hati Jembatan Gorong-gorong Rusak.

Agar tetap bisa dilalui, masyarakat membuat jembatan darurat yang terbuat dari bambu. Jembatan tersebut hanya bisa dilalui pengendara motor dan pejalan kaki, sementara mobil harus ke arah barat yang jaraknya lebih jauh.

Baca Juga : Perbaikan Jembatan Lamban, Warga Tiga Desa di Sumenep Meradang

(Jd/Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90
Verified by MonsterInsights
Free ad network. Booking todo incluido ofertas al caribe.