Reporter : Ponirin Mika
Probolinggo.HarianJatim.Com – Majelis Wakil Cabang Nahdhatul Ulama Paiton, Probolinggo, Jawa Timur memberikan pelatihan pada 20 perwakilan pengurus ranting se Kecamatan. Ahad (28/08/22) di Aula MWCNU Paiton.
Pelatihan tersebut dilaksanakan untuk membekali pengurus yang baru terpilih. Hal itu disampaikan Masduqi Syahid Ketua MWCNU Paiton saat di wawancarai reporter.harianjatim.com.
“Pada pembekalan atau bimtek ini, kita ingin memberikan pemahaman tentang moderasi beragama, penguatan ke-NU-an dan manajemen organisasi dan administrasi,” katanya.
Menurutnya, pembekalan itu diharapkan mampu mendongkrak pemahaman pengurus ranting.
“Kalau seluruh pengurus ranting paham tentang fikroh NU, maka faham atau ideologi NU akan mudah dipasarkan pada masyarakat,” ucapnya.
Meski pelatihan saat ini hanya bersifat pendelegasian 4 orang dari 20 Ranting se Kecamatan Paiton. Masduqi berharap ketuk tular terus dilakukan oleh pengurus yang telah mengikuti pembekalan tersebut.
“Saat ini tidak seluruh pengurus ranting kita beri pengetahuan dan pembekalan materi. Namun bersifat perwakilan. Tapi harapan saya bagaimana pengurus yang sudah menerima materi terus menularkan kepada pengurus yang lain,” tegasnya penuh harap.
Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdhatul Ulama Paiton (MWCNU) akan memantau perkembangan pengurus ranting setelah menerima pembekalan materi dengan mengadakan evaluasi rutin setiap bulan.
“Akan ada tindak lanjut pengawalan oleh pengurus MWC. Kita tidak cukup hanya memberi materi saja. Perlu pengawalan berupa monitoring atau evaluasi secara terjadwal dan terukur,” terangnya.
Bahkan, Masduqi meminta semua pengurus MWCNU Paiton untuk bersama-sama memberikan pendampingan pada pengurus ranting.
“Pengurus ranting yang baru terpilih harus dapat pendampingan dari pengurus MWCNU. Kalau pendampingan terus dilakukan baik berupa pendampingan konsep maupun teknis. Maka ranting NU akan mudah melaksanakan program dan terus seiring dengan kepentingan pengurus MWCNU,” sambungnya.


